Berita

Legislator Demokrat yang duduk di Komisi III DPR RI, Benny K Harman/Istimewa

Politik

Kenaikan PPN Perlu untuk Perbaikan Keuangan Negara

SENIN, 23 DESEMBER 2024 | 17:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Demokrat menyatakan dukungannya terhadap rencana pemerintah menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen yang mulai berlaku pada 1 Januari 2025.

"Demokrat jelas konsisten mendukung rencana pemerintah menaikkan PPN 12 persen dengan syarat tetap melindungi masyarakat menengah ke bawah," kata Legislator Demokrat yang duduk di Komisi III DPR RI, Benny K Harman, melalui akun X pribadinya, Senin 23 Desember 2024.

Menurut Benny, ada dua alasan utama yang mendasari dukungan Demokrat terhadap kebijakan ini. 


Pertama, kenaikan PPN merupakan bagian dari Undang-undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) 2021 yang telah disepakati dalam Rapat Paripurna DPR RI pada 7 Oktober 2021, di mana Fraksi Demokrat turut berperan dalam pengesahan tersebut. 

"Kedua, Kenaikan PPN adalah langkah pemerintah untuk memperbaiki keuangan dan meningkatkan pendapatan negara," jelasnya.

Namun, Demokrat menegaskan bahwa kebijakan tersebut harus tetap memperhatikan kebutuhan rakyat. Benny memastikan bahwa kenaikan PPN tidak akan berlaku untuk barang kebutuhan pokok.

"Juga tidak berlaku untuk jasa pendidikan, jasa medis, dan jasa pelayanan sosial," tandas Benny K Harman.

Pernyataan ini menunjukkan komitmen Demokrat untuk tetap mendukung kebijakan pemerintah dengan syarat tetap berpihak kepada rakyat.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya