Berita

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera/Net

Politik

Kelas Menengah jadi Tulang Punggung Kemajuan Negara

SENIN, 23 DESEMBER 2024 | 10:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kebijakan yang menekan daya beli atau produktivitas masyarakat perlu ditinjau ulang. Kelas menengah dipandang berperan penting sebagai penggerak ekonomi. Maka harus dipastikan kelompok ini mendapatkan ruang untuk berkembang.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyikapi kenaikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 12 persen per 1 Januari 2025. 

"Hapus pengenaan potongan atau kewajiban yang membuat kelas menengah tidak produktif. PPN 12 persen memberatkan," kata Mardani lewat akun X miliknya, Senin 23 Desember 2024.


Mardani menyoroti pentingnya penguatan kelas menengah sebagai kunci kemajuan bangsa. Menurutnya, kelas menengah yang kuat dapat menjadi tulang punggung bagi stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Target 70 persen kelas menengah wajib segera diusahakan. Fokus ke warga miskin bagus. Tapi mengembangkan kelas menengah juga wajib," tegasnya.

Mardani juga menekankan perlunya kebijakan yang mendorong iklim usaha, investasi, dan inovasi di kalangan kelas menengah. 

Dengan demikian, kontribusi mereka terhadap pertumbuhan ekonomi akan semakin signifikan, sekaligus menciptakan stabilitas sosial yang lebih baik.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya