Berita

Presiden Prabowo Subianto saat berbicara di KTT ke-11 D8/Setpres

Politik

Pidato Prabowo di KTT D8 Ingatkan Negara Muslim Kompak Bela Palestina

MINGGU, 22 DESEMBER 2024 | 03:00 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pidato Presiden Prabowo Subianto dinilai sebagai teguran kepada negara-negara muslim untuk terus membela Palestina. Pidato tersebut disampaikan secara terbuka dalam forum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-11 Developing Eight Countries (D8), di Kairo, Mesir, Kamis, 19 Desember 2024.

Direktur Eksekutif Citra Institute, Yusak Farchan, memandang pernyataan Prabowo yang menyinggung kondisi penegakkan hak asasi manusia (HAM) di dunia tampaknya tidak berlaku bagi negara-negara muslim, seharusnya menjadi cambuk untuk bersatu menghentikan tindakan tersebut.

"Prabowo sedang menagih komitmen negara-negara muslim atas upaya konkret terhadap pembelaan Palestina yang sampai saat ini masih dibombardir Israel," ujar Yusak kepada RMOL, pada Sabtu, 21 Desember 2024. 


Dia memperhatikan, negara-negara muslim di dunia masih belum maksimal memberikan sikap yang konkret untuk melawan ketidakadilan penegakkan HAM terhadap Palestina sebagai salah satu negara muslim di dunia.

"Kalau hanya dalam pernyataan dukungan, memang tidak akan banyak membawa perubahan atas Palestina," sambungnya.

Oleh karena itu, Yusak meyakini pernyataan Prabowo dalam KTT ke-11 D8 merupakan imbauan untuk bersatu, khususnya untuk memusnahkan sikap tidak adil negara adidaya yang justru melanggar HAM terhadap warga Palestina.

"Soal HAM, Prabowo sedang menyindir bahwa hak asasi manusia dalam realitasnya sering tidak berlaku bagi negara muslim," tegasnya.

"Padahal HAM adalah hak asasi universal, berlaku untuk semua negara," tandas Yusak.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya