Berita

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono/Net

Politik

Menteri Sakti Trenggono Peringkat Dua Menteri Terbaik Kabinet Merah Putih

SABTU, 21 DESEMBER 2024 | 17:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono masuk dalam list  10 Menteri Terbaik Kabinet Merah Putih (KMP) versi survei terbaru Lembaga Pemilih Indonesia (LPI).

Sakti Wahyu Trenggono berada di urutan kedua dengan skor atau nilai 89,87 yang tidak terpaut jauh dengan skor Menko Polkam Budi Gunawan di urutan pertama di angka 90,31.

"Pak Trenggono ini berada di urutan kedua, setelah Menkopolkam, Pak BG dengan skor 89.87 yang tak terpaut jauh dengan skor Menko Polkam,  Pak BG 90.31," ujar Wakil Direktur LPI Ali Ramadhan dalam keterangannya, Sabtu 21 Desember 2024.


Ali menjelaskan, bahwa mayoritas responden berharap agar agenda Program Pembangunan Ekonomi Biru dapat dikembangkan lebih lanjut yang sejalan dengan perbaikan kualitas kehidupan masyarakat.

"Sebagian lainnya, juga berharap agar potensi kelautan dan perikanan di Indonesia dapat dikelola secara optimal, tanpa mengabaikan aspek konservasi dan kelestarian ekologi kelautan," katanya.

Survei nasional yang diselenggarakan LPI ini dimulai pada 12 hingga 19 Desember 2024. Survei ini mengumpulkan pandangan kelas menengah intelektual tentang evaluasi kabinet Merah Putih akhir tahun 2024 dan Proyeksi 2025.

Kelas menengah intelektual yang dimaksud dalam survei ini adalah kelompok masyarakat berpendidikan tinggi (S1, S2, S3) yang secara sadar dan aktif mengamati proses sosial dan  politik dan memiliki pandangan mandiri terhadap situasi sosial-politik yang terjadi, setidaknya selama tahun 2024.  

Survei Evaluasi KMP Akhir Tahun 2024 dan Proyeksi 2025 ini dilakukan di 20 Provinsi Besar di Indonesia.

Jumlah responden dalam survei ini sebanyak 700 orang dengan pengambilan sampel yang digunakan melalui Purposive Sampling, di mana responden yang terpilih adalah memiliki kriteria khusus seperti dosen/ pakar, peneliti, NGO, hingga aktivis.

Metode dalam survei yang digunakan melalui google form, email, whatsapp hingga tatap muka secara daring. Sementara error sampling dalam survei ini +/- 3,69  pada interval dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya