Berita

Presiden RI, Prabowo Subianto selama sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-11 D8 di Istana Kepresidenan New Administrative Capital, Kairo, Mesir, pada Kamis, 19 Desember 2024/Ist

Dunia

Supaya D8 Makin Kuat, Prabowo Usul Tambah Anggota

JUMAT, 20 DESEMBER 2024 | 15:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menyarankan penambahan anggota Developing Eight Countries (D8) sebagai salah satu upaya memperkuat kerja sama organisasi negara berkembang tersebut.

Sesuai namanya, D8 yang didirikan sejak 1997 itu saat ini memiliki delapan negara anggota yakni Bangladesh, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, dan Turki.

Prabowo yang hadir di sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-11 D8 di Istana Kepresidenan New Administrative Capital, Kairo, Mesir, pada Kamis, 19 Desember 2024, menilai perlunya representasi yang lebih besar dari negara-negara global Selatan dalam proses pengambilan keputusan di D8.


Untuk itu ia menyarankan agar anggota D8 diperluas guna memperkuat struktur organisasi dari segi jumlah maupun peningkatan kerja sama.

"Kita juga harus mempertimbangkan apakah sekarang saatnya kita mengundang lebih banyak anggota untuk bergabung dengan D8. Harus ada kekuatan, kekuatan dalam jumlah, kekuatan dalam persatuan," ujar Presiden.

Prabowo lebiha lanjut mendorong persatuan dan integrasi D8 demi menciptakan perdamaian dan kemakmuran bagi rakyat.

"Tanpa persatuan, tanpa integrasi, kita akan lemah. Dan jika kita lemah, kita akan dieksploitasi," tegasnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya