Berita

Retno Marsudi/Net

Bisnis

Eks Menlu Retno Marsudi Diangkat Jadi Komisaris Independen Bundamedik

JUMAT, 20 DESEMBER 2024 | 14:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Emiten rumah sakit PT Bundamedik Tbk (BMHS) merombak susunan komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Jumat 20 Desember 2024. 

Dalam perombakan tersebut, Perseroan menetapkan mantan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sebagai Komisaris Independen. Tidak sendiri, Retno akan ditemani oleh Ariyanti Anaya yang juga ditunjuk sebagai Komisaris Independen. 

Komisaris Utama PT Bundamedik Tbk, Ivan Rizal Sini mengatakan bahwa jajaran kepemimpinan yang baru ini diyakini dapat membawa BMHS menghadapi tantangan industri kesehatan yang dinamis, karena diperkuat oleh para profesional dengan keahlian dari berbagai disiplin ilmu.


"Fokus kami dalam pertumbuhan berkelanjutan. Menyambut tahun 2025, BMHS memantapkan komitmen untuk senantiasa menghadirkan layanan kesehatan keluarga unggulan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat," kata Ivan dalam keterangan tertulisnya.

Retno Marsudi merupakan diplomat senior yang menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Republik Indonesia pada periode 2014 hingga Oktober 2024. 

Menurut Ivan, Retno seorang profesional berpengalaman yang telah membuktikan dedikasinya dalam isu kesehatan, terutama kesejahteraan ibu dan anak.

"Selama pandemi COVID-19 beliau juga memimpin upaya Indonesia dalam mendapatkan akses vaksin yang adil dan memperkuat kerja sama internasional untuk mengatasi tantangan kesehatan global," katanya.

Kompetensi dan pengalaman Retno dinilai dapat memberikan perspektif strategis bagi BMHS dalam menghadirkan layanan kesehatan keluarga secara holistik dan komprehensif.

Sementara itu, Arianti Anaya merupakan profesional di bidang kesehatan dengan pengalaman memimpin berbagai unit utama di Kementerian Kesehatan.

Keahliannya dalam sistem kesehatan nasional dan pengelolaan layanan kesehatan dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih inklusif dan terintegrasi dalam ekosistem BMHS.

Direktur Utama PT Bundamedik Tbk, Agus Heru Darjono, menambahkan melalui tagline Because Family Matters perseroan siap untuk terus melangkah maju dalam mengembangkan layanan kesehatan yang holistik, inovatif, dan berdampak luas bagi keluarga Indonesia.

Melalui formasi kepemimpinan yang solid dan didukung sumber daya manusia yang kompeten, BMHS akan memperkuat visi dalam menjadi ekosistem penyedia layanan kesehatan yang inovatif dan berkelanjutan di Indonesia.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Dikawal Puluhan Banser

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:13

Pramono Setop Izin Baru Lapangan Padel di Zona Perumahan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:08

Komisi II DPR Dorong Partisipasi Publik dalam Penyusunan RUU Pemilu

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:07

Usulan Masyarakat Patungan MBG Dinilai Problematis

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

CELIOS Surati Presiden, Minta Perjanjian Tarif Indonesia-AS Dibatalkan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

Tewasnya El Mencho Disebut-sebut Bagian dari Operasi Senyap Trump Basmi Kartel Meksiko

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:56

Ribuan Buruh Bakal Kepung DPR Tuntut Pembatalan Impor Pickup 4x4

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:49

Emas Antam Loncat Rp40 Ribu Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:44

Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:39

KSPI Tuduh Perusahaan Gunakan Modus “Dirumahkan” via WhatsApp untuk Hindari THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:28

Selengkapnya