Berita

Kebersamaan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Moeldoko/Ist

Politik

Kader Demokrat:

Jokowi Bagusnya Bentuk Parpol Bareng Moeldoko

KAMIS, 19 DESEMBER 2024 | 12:37 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Karier politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi usai dipecat PDIP masih menjadi pertanyaan. Apakah Jokowi akan merapat ke parpol lain atau justru membentuk partai sendiri.

Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution mendorong Jokowi tidak bergabung dengan partai yang sudah mapan. Jika Jokowi ingin membuktikan kekuatan politiknya, dia sebaiknya membentuk partai sendiri. 

"Apakah ada kemungkinan Moeldoko mengajak pak Jokowi mendirikan partai baru? Kalau benar terjadi, itu sebuah langkah maju," kata Syahrial lewat akun X miliknya, Kamis 19 Desember 2024.


Penyataan Syahrial ini diduga sedang menyindir Jokowi. Pasalnya ketika masih menjabat presiden, Jokowi terlihat cuek saat terjadi upaya pengambilalihan Partai Demokrat oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko saat itu.

Moeldoko berupaya membegal Partai Demokrat yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Saat peristiwa ini terjadi, Jokowi dinilai bersikap pasif terhadap tindakan tersebut.

Jika Jokowi bergabung dengan partai besar seperti Golkar atau Gerindra, langkah tersebut dinilai justru hanya menunjukkan sikap pragmatis.

"Yang penting jangan membegal partai orang lain. Biarkan waktu yang akan mengujinya," tandas Syahrial.



Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya