Berita

Pembangunan tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall di pesisir utara Jakarta/Ist

Nusantara

Jakut Langganan Banjir Rob, Pembangunan Giant Sea Wall Wajib Dikebut

KAMIS, 19 DESEMBER 2024 | 10:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemprov DKI Jakarta bersama pemerintah pusat diminta mempercepat pembangunan tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall di pesisir utara Jakarta.

Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Tri Waluyo mengatakan, penyelesaian proyek ini bakal berdampak signifikan bagi masyarakat yang tinggal di pesisir utara Jakarta. 

Tidak seperti kondisi saat ini, sejumlah wilayah di  Jakarta Utara kerap terdampak banjir rob yang disebabkan kenaikan permukaan air laut yang lebih tinggi dari daratan di pesisir pantai.


“Solusinya tanggul laut karena setiap tahunnya permukaan air laut semakin tinggi, sementara tanah daratan pesisir Jakarta semakin turun,” ujar Tri lewat keterangan resminya, Kamis 19 Desember 2024.

Legislator asal Dapil 3 Jakarta Utara itu menyebut, relokasi warga yang terdampak banjir rob bukanlah solusi. Melainkan hanya bersifat sementara, sedangkan banjir rob selalu berulang.

"Relokasi itu bukan solusi yang tepat, rob terjadi hampir setiap tahun dan puncaknya lima tahun sekali. Jadi solusinya percepatan tanggul laut,” ungkap Tri.

Tri juga meminta Dinas Sumber Daya Air (SDA) membuat program untuk menangani banjir rob sebelum Giant Sea Wall rampung. Salah satunya yakni memaksimalkan pembuangan dan penyedotan genangan air secara masif.

Jika dibiarkan berlarut, politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu khawatir, banjir rob mengganggu aktivitas perekonomian, serta berdampak pada kesehatan warga. 

“Sudah dipastikan mengganggu perekonomian, pendidikan, serta kesehatan warga di wilayah yang terdampak,” tandas Tri.



Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya