Berita

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) Abdul Kadir Karding/RMOL

Nusantara

Migran Day 2024 Momentum Tingkatkan Perlindungan PMI

RABU, 18 DESEMBER 2024 | 13:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

.Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI), Abdul Kadir Karding mengajak seluruh pihak untuk menjadikan Migran Day ke-34 yang diperingati setiap 18 Desember sebagai momentum refleksi dan inovasi dalam meningkatkan perlindungan dan pelayanan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI).

"Saya harapkan jadi momentum kita untuk melakukan refleksi yang mendalam terhadap mencari terbosan baru, terbaik, semangat baru, solidaritas bersama untuk menjaga dan terus melindungi, melayani pekerja migran kita," kata Karding kepada wartawan di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Rabu 18 Desember 2024. 

Karding juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pekerja migran Indonesia di luar negeri. 


Menurutnya, para pekerja migran merupakan sosok-sosok terbaik yang telah membawa nama baik Indonesia, sambil menjalankan tanggung jawab besar dalam bekerja keras untuk menghidupi keluarga dan turut berkontribusi pada perekonomian Indonesia, baik di tingkat desa maupun negara.

"Saya berharap bahwa anda adalah orang-orang terbaik orang-orang yang telah memikul beban tanggung jawab atas nama baik bangsa Indonesia di luar negeri, memikul beban tanggung jawab kerja keras dan perjuangan keras untuk menghidupi keluarga dan membantu perekonomian di desa kita, di daerah kita, dan negara kita," kata Karding. 

Lebih jauh, Karding menegaskan bahwa momentum Hari Migran ini harus dimanfaatkan untuk mendorong perubahan-perubahan mendasar dalam sistem perlindungan dan pelayanan kepada PMI, agar mereka dapat bekerja dengan aman, terlindungi, dan sejahtera.

“Semoga ini momentum kita melakukan perubahan-perubahan yang mendasar untuk pelindungan dan pelayanan PMI,” pungkas Karding.



Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya