Berita

Penjabat Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi/Ist

Nusantara

Lintas OPD Diterjunkan Antisipasi Banjir di Jakarta

SELASA, 17 DESEMBER 2024 | 22:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Berbagai upaya dilakukan Pemprov DKI Jakarta dalam mengantisipasi bencana hidrometeorologi, seperti genangan akibat curah hujan tinggi dan banjir rob. 

Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi telah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  memantau perkembangan kondisi cuaca, serta memberikan update informasi kepada masyarakat secara berkala.

Sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga dilakukan guna mempercepat penanganan banjir rob. Di antaranya Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP, Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), serta satuan Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI.


"Melalui sinergi ini kita telah menyiagakan perahu karet dan perahu sekoci PE (polyethylene) untuk transportasi warga setempat," katanya saat jumpa pers di Balaikota DKI Jakarta, Selasa 17 Desember 2024.

"Ada juga pompa polder, pompa mobile, pompa stasioner, dan satgas perbantuan untuk mempercepat penanganan banjir rob. Kami juga sudah memberikan bantuan nasi box dan air mineral untuk makan pagi, siang, dan malam," sambungnya.

Ia melanjutkan, penanganan banjir rob jangka panjang dilakukan melalui pembangunan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) di 12 titik lokasi dengan panjang keseluruhan mencapai 39 kilometer. 

Rinciannya, dari total panjang tersebut, kewenangan Pemprov DKI Jakarta mencakup 21 kilometer. Sepanjang 8,2 kilometer sudah terbangun dan 12,8 kilometer belum terbangun. 

"Sisi lainnya, sepanjang 18 kilometer merupakan kewenangan Pemerintah Pusat, yaitu 14,7 kilometer sudah terbangun dan 3,3 kilometer belum terbangun. Pembangunan ini ditargetkan rampung pada 2030," jelas Teguh.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga telah melaksanakan dua kali Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yaitu Tahap I pada 7-9 Desember dan Tahap II pada 13-16 Desember. Nantinya, OMC akan dilanjutkan sesuai kebutuhan dan ketersediaan anggaran. 

Operasi ini bertujuan mengurangi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Jakarta, serta menurunkan risiko banjir dan genangan. Seperti pada OMC Tahap l, terbukti mampu mengurangi intensitas hujan hingga 67 persen di beberapa wilayah Jakarta.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

UPDATE

Jejak Bakti Jenderal Sigit di Pelosok Negeri Bukti Pujian Presiden bukan Pepesan Kosong

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:27

Presiden Tiba di Kompleks Parlemen, Disambut Ketua DPD dan Ketua MPR

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:24

Sidang Tahunan 2026 Dipersingkat Mengejar Waktu Salat Jumat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:21

Jokowi Hadiri Sidang Tahunan MPR, Megawati Absen

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:19

Harga Minyak Dunia Turun 2 Persen

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:19

LSAK: Maraknya OTT KPK Isyaratkan Darurat Reformasi Sistem Pilkada

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:17

Pasar Karbon Berpotensi Tarik Investasi Hijau

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:08

Saham Nokia Naik 3,31 Persen, Prospek Bisnis AI Jadi Perhatian

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:08

Pengamanan Diperketat Jelang Sidang MPR-DPR, Rantis dan Helikopter Disiagakan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:02

Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah untuk Hindari Konflik Kepentingan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:00

Selengkapnya