Berita

Massa Hikmahbudhi demo di KPK depan Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa, 17 Desember 2024/RMOL

Hukum

Kembalikan Kepercayaan Publik

Hikmahbudhi Desak KPK Tangkap Harun Masiku

SELASA, 17 DESEMBER 2024 | 18:18 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Penangkapan terhadap buronan Harun Masiku (HM) selaku mantan Caleg PDIP diyakini akan mengembalikan kepercayaan publik terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal ini disampaikan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmahbudhi), Candra Aditya Nugraha saat berunjuk rasa di depan Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa, 17 Desember 2024.

Candra mengatakan, Hikmahbudhi memiliki harapan besar terhadap pimpinan KPK yang baru di bawah kepemimpinan Setyo Budiyanto mampu membekuk Harun Masiku yang hampir 5 tahun buron.


"KPK harus mampu memasang target 100 hari kerja dengan menuntaskan kasus-kasus yang menjadi sorotan publik, salah satunya menangkap buronan Harun Masiku," kata Candra dalam orasinya.

Perkara suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR periode 2019-2024 yang menjerat Harun Masiku kata Candra, menarik untuk ditelisik lebih lanjut. Sebab, diduga turut melibatkan pimpinan partai politik besar.

"Melihat fenomena merunduknya KPK saat berhadapan dengan politisi, bukan tidak mungkin hal tersebut membentuk teori kausalitas, yakni suatu perkara melibatkan elite partai politik, maka penindakan lembaga anti rasuah itu akan mengendur," terang Candra.

Candra menilai, KPK tidak memiliki keberanian untuk melawan kekuasaan besar yang melindungi Harun Masiku, serta menyingkap sosok yang ada di belakangnya.

Maka, untuk menjawab itu semua dan mengembalikan kepercayaan publik, KPK harus mampu tampil berani dalam menuntaskan kasus tersebut dengan segera.

"Hikmahbudhi menilai perkara Harun Masiku sebagai kasus kekuasaan yang terstruktur dengan melibatkan banyak pihak maka sangatlah penting untuk segera dituntaskan," tuturnya.

Menurut Candra, Harun Masiku hanya salah satu aktor dalam kasus tersebut, dan tentunya menjadi kunci terbukanya pihak-pihak lain yang terlibat.

"Dewan Pengawas KPK juga harus secara berkala dan lebih responsif dalam mengawasi kerja KPK terkait pencarian Harun Masiku," pungkas Candra.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya