Berita

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan/Ist

Politik

Pecat Jokowi, PDIP Lagi Perbaiki Citra

SELASA, 17 DESEMBER 2024 | 14:20 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sudah resmi memecat tiga kadernya, yakni Joko Widodo alias Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, dan Bobby Nasution. 

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos menilai, langkah tegas PDIP mendepak Jokowi, Gibran, dan Bobby, setidaknya memberikan sejumlah kesan kepada publik. 

"Pertama, PDIP sedang mencitrakan dirinya sebagai partai kader dan ideologis yang konsisten menjaga marwah dan konstitusi partai, dari para kader yang telah berkhianat dari prinsip, kebijakan, dan keputusan politik gerak partai," kata Subiran kepada RMOL, Selasa 17 Desember 2024.


Selain itu, Subiran memandang PDIP sedang memberikan peringatan kepada seluruh kader partai, bahwa siapa saja yang berkhianat dan keluar dari prinsip dan kebijakan partai akan mendapatkan sanksi tegas.

Di sisi lain, kata Subiran, dengan pemecatan tersebut, PDIP juga sedang menumpuk narasi kebencian dan permusuhan politiknya dengan keluarga Jokowi. 

"PDIP sedang menumpuk produksi sentimen negatif kepada Jokowi dan keluarganya sebagai orang yang tidak memiliki etika politik dan sejenisnya dengan harapan akan memberikan sentimen negatif publik," kata Subiran.

Keputusan pemecatan Jokowi tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 1649/KPTS/DPP/XII/2024, pemecatan Gibran SK Nomor 1650/KPTS/DPP/XII/2024 dan pemecatan Bobby SK Nomor 1651/KPTS/DPP/XII/2024. 

Pemecatan Jokowi dan keluarga juga berbarengan dengan pemecatan terhadap 27 kader banteng lainnya.

Keputusan pemecatan diumumkan oleh Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan, Komaruddin Watubun, dalam sebuah video yang diterima wartawan beberapa saat lalu, Senin 16 Desember 2024.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya