Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Naik Terus, Bitcoin Dibanderol hingga Rp1,7 Miliar

SELASA, 17 DESEMBER 2024 | 11:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bitcoin mencapai rekor tertinggi baru di atas 107.000 Dolar AS (Rp1,7 miliar) pada 16 Desember 2024. 

Peningkatan ini terjadi setelah Presiden terpilih Donald Trump mengumumkan rencananya untuk membuat cadangan strategis Bitcoin bagi AS, mirip dengan cadangan minyak. 

Selain itu, sentimen positif investor juga didorong oleh dimasukkannya MicroStrategy (MSTR.O) ke indeks Nasdaq 100. 


Dikutip dari Reuters, Selasa 17 Desember 2024, Bitcoin mencapai 107.148 Dolar AS sebelum turun sedikit ke 106.877 Dolar AS, naik 5,43 persen sejak Jumat. Ether, mata uang kripto terbesar kedua, juga naik 1,85 persen ke 3.975,70 Dolar AS.

Analis Tony Sycamore menyatakan bahwa harga Bitcoin naik karena berita akhir pekan tentang rencana Trump tersebut. 

"Kita berada di wilayah langit biru di sini," kata Sycamore.

"Angka berikutnya yang akan dicari pasar adalah 110.000 Dolar AS. Penurunan yang ditunggu-tunggu banyak orang ternyata tidak terjadi, karena sekarang kita punya berita ini," ujarnya

Investor optimis pemerintahan Trump akan menciptakan lingkungan regulasi yang lebih bersahabat untuk kripto. Sepanjang tahun 2024, Bitcoin telah naik sekitar 150 persen. 

Trump menegaskan niatnya untuk membangun cadangan kripto guna memastikan AS menjadi pemimpin di sektor ini. 

Pada bulan Juli, pemerintah di seluruh dunia memegang 2,2 persen dari total pasokan Bitcoin, dengan AS memiliki hampir 200.000 Bitcoin yang bernilai lebih dari 20 miliar Dolar AS.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya