Berita

Ilustrasi petani singkong/Istimewa

Nusantara

Tetapkan Harga Singkong Rp900 Per Kg, Pj Gubernur Lampung Tak Berpihak ke Petani

SELASA, 17 DESEMBER 2024 | 02:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Anggota DPRD Lampung Fraksi Gerindra, Wahrul Fauzi Silalahi, mengkritik kebijakan Penjabat (Pj) Gubernur Lampung, Samsudin, yang menetapkan harga singkong sebesar Rp900 per kilogram.

Wahrul menilai langkah tersebut tidak berpihak pada petani dan justru menjadi langkah mundur dalam mendukung kesejahteraan mereka.

"Pj Gubernur ini salah persepsi. Kebijakan yang diambil mengacu pada kesepakatan tahun 2021, saat bibit dan pupuk masih murah. Tapi sekarang kita sudah di pengujung 2024, hampir memasuki 2025. Kondisinya sudah jauh berbeda," ujar Wahrul, dikutip RMOLLampung, Senin 16 Desember 2024.


Menurut Wahrul, seharusnya harga minimal untuk satu 1 kg singkong adalah Rp3.000. Sehingga dirinya mendesak agar dilakukan pembahasan ulang untuk menentukan harga singkong.

"Hari ini, semua pihak harus duduk bersama, membahas harga singkong yang layak agar tidak menyakiti petani," tegasnya.

Wahrul menilai langkah tersebut penting untuk memastikan petani mendapatkan harga yang adil dan tidak dirugikan oleh pihak-pihak yang bermain dalam tata niaga singkong.

"Jika masih ada oknum-oknum, termasuk tengkulak yang bermain, bahkan perusahaan seperti BW yang tidak berpihak pada petani, maka sebaiknya ditutup saja. Pihak kepolisian juga harus turun tangan mengawasi," tegasnya.

Menurut Wahrul, langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kesejahteraan masyarakat.

"Kesejahteraan petani harus menjadi prioritas. Kita harus memperjuangkan harga singkong yang layak agar petani tidak terus dirugikan," terangnya.

"Kami mendesak PJ Gubernur untuk mengevaluasi kembali kebijakan ini dan menaikkan harga singkong. Jangan sampai petani semakin terpuruk karena keputusan yang tidak memihak," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya