Berita

Direktur Penempatan Non Pemerintah Kawasan Asia dan Afrika, Mocharom Ashadi dan Direktur Penempatan Pemerintah Kawasan Asia dan Afrika, Seriulina Tarigan. /RMOL

Nusantara

Di Tengah Konflik, Kementerian PPMI Berangkatkan 400 Pekerja Migran ke Korsel

SENIN, 16 DESEMBER 2024 | 21:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Pekerjaan Pembangunan Migrasi Indonesia (PPMI) memastikan keberangkatan 400 pekerja migran Indonesia (PMI) ke Korea Selatan (Korsel) tetap aman. 

Meskipun, isu darurat militer yang berbuntut pada pemakzulan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol oleh parlemen pada Sabtu 14 Desember 2024, semakin memanas di negeri gingseng tersebut.

Sebab, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi terkait kondisi darurat di Korea Selatan, baik dari Kedutaan Besar Indonesia di Seoul maupun Kementerian Luar Negeri.


Demikian disampaikan Direktur Penempatan Non-Pemerintah Kawasan Asia dan Afrika, Mocharom Ashadi, saat jumpa pers di Kantor Kementerian PPMI, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Senin, 16 Desember 2024. 

“Karena sampai dengan saat ini belum ada statement resmi baik itu dari dubes kita di Seoul maupun mitra kita, kawan kita di Kemlu belum memberikan informasi resmi terkait dengan kondisi-kondisi darurat yang ada di sana,” kata Ashadi.

Meski situasi di Korea Selatan sedang mengalami guncangan, Kementerian PPMI tetap memastikan bahwa keberangkatan para pekerja migran berjalan lancar, dengan tetap memperhatikan keselamatan dan keamanan mereka selama bekerja di luar negeri. 

Namun demikian, pihaknya mengimbau seluruh pekerja migran untuk tetap berkoordinasi dengan perwakilan Indonesia di Korea Selatan dan mengikuti perkembangan informasi terbaru dari pihak berwenang.

“Jadi, tidak perlu khawatir tapi waspada harus, dengan cara bagaimana selalu komunikasi ke perwakilan kita di Korea, sehingga kalau ada berita informasi cepat langsung mendapatkan informasi yang tepat,” kata Ashadi.


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Di Hadapan Eks Menlu, Prabowo Nyatakan Siap Keluar Board of Peace Jika Tak Sesuai Cita-cita RI

Rabu, 04 Februari 2026 | 22:09

Google Doodle Hari Ini Bikin Kepo! 5 Fakta Seru 'Curling', Olahraga Catur Es yang Gak Ada di Indonesia

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:59

Hassan Wirajuda: Kehadiran RI dan Negara Muslim di Board of Peace Penting sebagai Penyeimbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:41

Ini Daftar Lengkap Direksi dan Komisaris Subholding Downstream, Unit Usaha Pertamina di Sektor Hilir

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:38

Kampus Berperan Mempercepat Pemulihan Aceh

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:33

5 Film yang Akan Tayang Selama Bulan Ramadan 2026, Cocok untuk Ngabuburit

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:21

Mendag Budi Ternyata Belum Baca Perintah Prabowo Soal MLM

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:54

Ngobrol Tiga Jam di Istana, Ini yang Dibahas Prabowo dan Sejumlah Eks Menlu

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:52

Daftar Lokasi Terlarang Pemasangan Atribut Parpol di Jakarta

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:34

Barbuk OTT Bea Cukai: Emas 3 Kg dan Uang Miliaran Rupiah

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:22

Selengkapnya