Berita

Presiden RI Prabowo Subianto/Instragram

Dunia

Prabowo Lawatan ke Mesir Besok, Siap Terima Keketuan Indonesia di D8

SENIN, 16 DESEMBER 2024 | 21:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Beberapa minggu setelah menyelesaikan kunjungan luar negeri di lima negara, kini Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan melawat ke Mesir untuk menghadiri KTT D8.

D8 atau Developing 8 Countries mencakup delapan negara berkembang yang memiliki mayoritas penduduk beragama Islam yang berkeinginan mempererat kerja sama dalam pembangunan. Anggotanya mencakup Bangladesh, Indonesia, Iran, Malaysia, Mesir, Nigeria, Pakistan, dan Turki.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Roy Soemirat pada Senin, 16 Desember 2024 mengungkap bahwa Prabowo akan berada di Mesir selama tiga hari yakni pada 17-19 Desember 2024.


"Bapak Presiden sudah dijadwalkan akan menghadiri KTT D8 yang akan berlangsung di Kairo tanggal 17 sampai tanggal 19 Desember," ungkapnya dalam jumpa pers.

Roy mengatakan, kehadiran Prabowo di sana sekaligus memimpin upacara serah terima keketuaan D8 dari Mesir ke Indonesia.

"KTT D8 ini memiliki signifikansi yang penting karena selain merupakan pertemuan reguler dari organisasi D8, akan ada serah terima keketuaan dari Mesir kepada Indonesia," kata dia.

Dijelaskan Roy, Indonesia akan menjadi menjadi ketua D8 periode 2026-2027. Masa kepemimpinan Indonesia akan dimulai pada 1 Januari 2026.

Roy mengungkap pandangan Indonesia terhadap D8, sebagai organisasi yang sangat penting karena mampu meningkatkan penguatan kerja sama negara berkembang di berbagai bidang.

"Yang pasti kita akan memanfaatkan kehadiran Bapak Presiden ini untuk Indonesia pentingnya itu agar D8, negara-negara D8 dapat memberikan kontribusi positif terhadap keinginan global south untuk terus meningkatkan kerja sama di bidang pembangunan ekonomi," paparnya.

Jubir Kemlu menyebut tema KTT D8 di Kairo, Mesir, yang bertajuk “Investing in Youth and Supporting Small Medium Enterprises, Shaping Tomorrow's Economy” menunjukkan fokus forum terhadap isu pemuda dan UMKM untuk ekonomi masa depan.

“Tema tersebut juga menunjukkan adanya kesamaan pandangan dengan prioritas yang disampaikan oleh Bapak Presiden terkait dengan kerja sama internasional di bidang ekonomi,” pungkasnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

UPDATE

BNI dan Universitas Terbuka Perkuat Digitalisasi Dana Riset

Rabu, 25 Februari 2026 | 18:10

KPK Agendakan Ulang Periksa Budi Karya Pekan Depan

Rabu, 25 Februari 2026 | 18:05

BGN Tegaskan Jatah MBG Rp8–10 Ribu per Porsi, Bukan Rp15 Ribu

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:52

PDIP Singgung Keadilan Anggaran antara Pendidikan dengan MBG

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:30

Purbaya Tunggu Arahan Prabowo soal Usulan THR Bebas Pajak

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:25

Saksi Sebut Tak Ada Aliran Dana ke Nadiem dan Harga Chromebook Dinilai Wajar

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:20

Mudik Gratis Jasa Marga 2026 Dibuka, Ini Cara Daftar dan Rutenya

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:18

Legislator PDIP Minta Tukang Ojek Pandeglang Dibebaskan dari Tuntutan Hukum

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:11

Meksiko Jamin Piala Dunia 2026 Aman usai Bentrokan Kartel

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:00

5 Cara Mencegah Dehidrasi saat Puasa Ramadan agar Tubuh Tetap Bugar

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:54

Selengkapnya