Berita

Logo PDI Perjuangan/RMOL

Politik

Dipecat Usai Pilkada, PDIP Klaim Untuk Jaga Martabat Jokowi, Gibran dan Kaesang

SENIN, 16 DESEMBER 2024 | 20:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

PDIP secara resmi memecat tiga kadernya yakni Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution. Pemecatan itu baru sekarang dilakukan lantaran menghormat martabat keluarga Jokowi tersebut.

“Saya menyatakan Kita memiliki nilai etik dan moralitas politik untuk menjaga martabat Jokowi sebagai Presiden yg harus dihormati semasa menjabat,” kata Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Hanteru Sitorus dalam keterangan tertulisnya, Senin, 16 Desember 2024.

Deddy menegaskan PDIP ingin fokus pada pelaksanaan pemilu di sepanjang tahun 2024 ini. Hal itu juga menjadi salah satu alasan banteng memecat Jokowi, Gibran dan Bobby.


“Setelah Pilpres dan Pileg kami ingin fokus dan konsentrasi untuk menghadapi Pilkada sebagai agenda politik nasional. Setelah pemilukada selesai kami baru punya waktu untuk mengumpulkan pimpinan Partai dari seluruh provinsi untuk mengevaluasi kader-kader yang melakukan pelanggaran aturan partai,” katanya.

“Jadi proses ini bukan khusus hanya soal Jokowi dan keluarga tetapi kader-kader di seluruh Indonesia,” sambungnya.

Ia menambahkan, PDIP tidak ingin ada narasi negatif yang tertuju pada keluarga besar Jokowi jika melakukan pemecatan pada saat pelaksanaan pemilu berlangsung. 

“Kami tidak ingin ada narasi jahat melakukan pemecatan karena anak mantu beliau bertarus di pilpres dan pilkada atau tidak siap berkontestasi,” ujarnya.

“Jadi tentu yg terbaik adalah melakukan pemecatan setelah semua kontestasi politik selesai. Sehingga jelas dan tegas bahwa proses ini semata-mata untuk menegakkan aturan dan disiplin partai,” demikian Deddy Yevri Hanteru Sitorus.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya