Berita

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol M Hendrik Apriliyanto/Net

Presisi

Buntut Puluhan Pengunjung Keracunan, Chef Novotel Lampung Diperiksa Polisi

SENIN, 16 DESEMBER 2024 | 02:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Insiden keracunan yang dialami puluhan pengunjung hotel Novotel Lampung tengah didalami pihak Polresta Bandar Lampung. Sejumlah chef hotel tersebut pun diperiksa atas insiden yang dialami setidaknya 30 pengunjung hotel sejak Sabtu malam, 14 Desember 2024.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol M Hendrik Apriliyanto menyampaikan, pascakejadian tersebut personelnya langsung melakukan penyelidikan dengan mengambil sampel makanan seafood yang dimakan para pengunjung. 

Dilanjutkan dengan melakukan pemeriksaan terhadap karyawan hotel yang saat itu bertugas di bagian memasak dan krunya.


"Semalam kita meminta keterangan dari sejumlah pegawai Novotel terutama yang bertugas di bagian memasak di ruang unit tindak pidana tertentu," ujar Hendrik, dikutip RMOLLampung, Minggu 15 Desember 2024.

Sebelumnya, usai makan seafood di hotel Novotel, 30 karyawan PT Bukit Asam, Sumatera Selatan, mengalami pusing dan muntah yang diduga keracunan pada Jumat malam, 13 Desember 2024.

Mereka langsung dilarikan ke RS Budi Medika Telukbetung, Bandar Lampung.

"Kami masih melakukan penyelidikan terkait keracunan makanan yang mengakibatkan 30 orang dilarikan ke rumah sakit karena mengalami pusing dan muntah usai makan seafood," pungkasnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya