Berita

Presiden Majelis Nasional Prancis, Yaël Braun-Pivet/Net

Dunia

Prancis Yakin Masa Depan Sahara Cerah di Bawah Maroko

MINGGU, 15 DESEMBER 2024 | 11:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kedaulatan Maroko atas Sahara diakui dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah Prancis. 

Presiden Majelis Nasional Prancis, Yaël Braun-Pivet menekankan komitmen negaranya untuk mendukung kedaulatan Maroko dalam menyelesaikan konflik di Sahara. 

Berbicara di DPR selama seminar penutupan program kemitraan kelembagaan Maroko-Uni Eropa, Braun-Pivet menyampaikan keyakinan Prancis bahwa masa depan Sahara ada di tangan Maroko. 


"Menegaskan kembali posisi Prancis, yang menganggap bahwa masa kini dan masa depan Sahara berada dalam kedaulatan Maroko," kata Braun-Pivet dalam sebuah pernyataan yang dirilis Kerajaan Maroko pada Minggu, 15 Desember 2024. 

Braun-Pivet menyebut Majelis Nasional Prancis akan memainkan peran penuhnya dalam mendukung pembangunan luar biasa di Sahara, bersama dengan operator dan bisnis Prancis.

Dia juga mengumumkan rencana untuk misi parlementer ke Sahara, yang bertujuan untuk membina kemitraan ekonomi dan budaya baru yang akan menguntungkan masyarakat lokal.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya