Berita

Menteri Agama Nasaruddin Umar/Ist

Nusantara

Menag Nasaruddin Umar:

Pemberantasan Korupsi Perlu Keteladanan

MINGGU, 15 DESEMBER 2024 | 11:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menunjukkan keseriusannya dalam menjaga kementerian yang dipimpinnya dari praktik korupsi.

Nasaruddin mengatakan, semakin dekat umat dengan ajaran agamanya, pasti semakin takut berbuat kesalahan. Karena itu, penting mengartikulasikan agama di dalam kehidupan sehari-hari.

"Jadi basicnya adalah persoalan spiritual teologis ini. Maka dari itu, kami mencoba di lingkungan Kementerian Agama, syukur-syukur nanti bisa menjadi konsumsi publik, mari kita menyadarkan masyarakat kita untuk kembali kepada ajaran luhur agamanya masing-masing," kata Menag seperti dikutip redaksi melalui, Minggu 15 Desember 2024.


Menag juga menekankan untuk menjadikan korupsi sebagai musuh bersama. Agar gagasan pemberantasan korupsi mewujud, Nasarudin akan memulainya dari Kementerian Agama.

Imam Besar Masjid Istiqlal itu juga menggarisbawahi, pemberantasan korupsi yang dilakukan dengan pendekatan agama, dapat menghasilkan generasi berprinsip dan jujur. 

"Kita memang bukan malaikat, tapi jangan menjadi iblis," kata Menag.

Menag juga berpesan bahwa pemberantasan korupsi memerlukan keteladanan. 

"Keteladanan ini juga mahal. Bagaimana melaksanakan apa yang kita katakan. Jangan kita hanya pintar bicara tetapi tidak ada buktinya yang kita lakukan. Nah ini juga tantangan," tandas Menag.


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya