Berita

Dok Foto/Ist

Pertahanan

TNI AL Kembali Diperkuat Harbour Tug Buatan Anak Bangsa

MINGGU, 15 DESEMBER 2024 | 06:09 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Guna mewujudkan Asta Cita Presiden, TNI AL kembali diperkuat oleh Harbour Tug produksi dalam negeri. Peluncuran Kapal Harbour Tug ini dipimpin Asisten Logistik (Aslog) KSAL Laksda TNI Eko Sunarjanto bertempat di Galangan PT. Dok Bahari Nusantara, Cirebon, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu, 15 Desember 2024, kapal ini memiliki spesifikasi panjang 30 m, lebar 11,6 m, tinggi 5,1 m dan berkecepatan maksimal 12 knot. 

Harbour Tug ini dirancang khusus untuk melakukan pelayanan pemanduan dan penundaan dalam membantu pergerakan manuver Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) keluar masuk pelabuhan. 


Lebih lanjut, Harbour Tug buatan dalam negeri ini juga berfungsi sebagai kapal SAR karena dilengkapi dengan peralatan Fire Fighting dengan kapasitas 600 m³ dan jangkauan 100 m untuk membantu pemadaman, serta dapat digunakan untuk evakuasi korban di laut. Kapal ini rencananya akan memperkuat jajaran Koarmada I tepatnya di Lantamal IV Batam.

Peluncuran Harbour Tug yang ditandai dengan penekanan tombol launcher oleh Kepala Dinas Pengadaan Angkatan Laut (Kadisadal) Laksma TNI Ifa Djaya Sakti ini, tentunya akan membantu mengawal dan mendukung tugas operasi KRI di wilayah Perairan Indonesia. 

Kapal produksi PT. Dok Bahari Nusantara yang berlokasi di Cirebon Jawa Barat ini juga merupakan aksi nyata TNI AL yang berkomitmen untuk mendukung program pemerintah melaksanakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dalam mewujudkan kemandirian bangsa Indonesia dalam memenuhi kebutuhan pertahanan negara.

Sesuai dengan Asta Cita Presiden, TNI AL akan terus berupaya memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Dalam berbagai kesempatan, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan bahwa TNI AL akan siap untuk memperkuat pertahanan dan keamanan di laut untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya