Berita

Suasana Mukernas PPP/Net

Politik

Muncul Usulan Ubah AD/ART Syarat Calon Ketum di Mukernas PPP

SABTU, 14 DESEMBER 2024 | 10:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Dewan Pengurus Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kota Palu, Shauqi Maskati, meminta pimpinan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) II  agar menetapkan atau mengubah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai terkait persyaratan calon ketua umum.

“Mukernas harus mengagendakan perubahan AD/ART syarat calon ketua ini. Perubahan itu agar membuka peluang bisa majunya dalam bursa Caketum bagi tokoh-tokoh nasional lain dari luar,” kata Shauqi dalam keterangannya, Sabtu, 14 Desember 2024. 

Shauqi bahkan menegaskan usulannya tersebut diterapkan pada penyelenggaraan Muktamar PPP mendatang.


“Sebab tentu dalam kondisi yang sedang tidak baik-baik saja pasca pemilu kemarin, Kami para kader menginginkan figur tokoh nasional yang siap lahir batin, baik dari segi otak, ongkos dan jaringan mumpuni,” tegasnya.

Dia menuturkan, jika perubahan AD/ART terkait persyaratan calon ketua umum partai PPP tersebut dilakukan, maka ia  berharap ingin mengusulkan Ahmad Ali agar maju dalam bursa tersebut mewakili wilayah Sulawesi.

“Kita pernah punya tokoh mewakili Sulawesi, Bapak Suharso Monoarfa, Ketum PPP, yang banyak meninggalkan prestasi bagi partai. Nah, saya menilai Ahmad Ali ini sekaliber beliau,” tuturnya.

PPP  melangsungkan Mukernas II yang digelar di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara. Mukernas digelar tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu 15 Desember 2024 dengan mengangkat tema 'Transformasi PPP untuk Indonesia'.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya