Berita

Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Presiden Prabowo Sedang Mainkan Politik ‘Color Water Sort’

JUMAT, 13 DESEMBER 2024 | 21:51 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Wacana untuk mengembalikan pemilihan kepala daerah kepada pihak legislatif atau ke legislatif, menunjukkan jika Prabowo Subianto sedang ingin melihat dinamika politik Indonesia dari posisinya sebagai seorang presiden. Dengan jabatannya sebagai presiden, maka Prabowo mengambil posisi sebagai pihak luar alias outsider dari partai politik, dan ingin melihat reaksi partai-partai politik atas wacananya itu.

“Dia sedang bermain cocok-cocokkan warna seperti game ‘color water sort’ dengan menggaungkan wacana pemilihan kepala daerah dilakukan oleh legislatif,” kata pengamat politik, Dr Bakhrul Khair Amal, Jumat, 13 Desember 2024.

Lewat wacana ini, kata Bakhrul, maka Prabowo akan dengan mudah melihat tinggi rendahnya kepentingan dari masing-masing partai politik terhadap wacana pilkada langsung maupun jika pilkada dikembalikan ke dewan. Pada sisi lain, Prabowo juga menurutnya akan memanfaatkan situasi ini untuk menimbang efek positif dan negatif dari wacananya itu bagi Partai Gerindra yang kini dipimpinnya.


“Jadi apapun kebijakan politik yang diputuskan dari wacana ini, maka dia tetap mempunyai posisi yang strategis. Apakah akan menjadi deklarator, provokator, inspirator maupun konspirator. Intinya dia tetap bisa memilih posisi,” pungkasnya.

Diketahui wacana untuk mengembalikan pemilihan kepala daerah kepada dewan kembali mencuat. Besarnya anggaran yang dikeluarkan untuk pelaksanaan pilkada langsung yang diperkirakan mencapai Rp 41 triliun, menjadi salah satu alasan dibalik munculnya wacana tersebut.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya