Berita

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden/Net

Dunia

Jelang Lengser, Biden Ampuni 39 Napi dan Ringankan Hukuman 1.500 Lainnya

JUMAT, 13 DESEMBER 2024 | 09:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebulan jelang akhir masa jabatannya, Presiden Amerika Serikat, Joe Biden memberikan grasi atau pengampunan terhadap 39 orang yang dihukum karena kejahatan tanpa kekerasan pada Kamis, 12 Desember 2024.

Dia juga meringankan hukuman hampir 1.500 orang lainnya yang menjalani hukuman penjara yang lama.

Grasi tersebut diberikan seminggu setelah presiden menandatangani pengampunan tanpa syarat untuk putranya, Hunter.


Dalam pernyataan resminya, Biden menjelaskan bahwa sebagai presiden AS, dirinya memiliki hak istimewa untuk memberikan pengampunan kepada orang-orang yang telah menunjukkan penyesalan dan rehabilitasi dan menghapus perbedaan hukuman bagi pelanggar yang tidak melakukan kekerasan, terutama mereka yang dihukum karena pelanggaran narkoba. 

"Mereka telah menunjukkan bahwa mereka layak mendapatkan kesempatan kedua," kata Biden, seperti dimuat Reuters. 

Presiden menambahkan bahwa ia akan mengambil lebih banyak langkah dalam beberapa minggu ke depan dan bahwa pemerintahannya akan terus meninjau petisi pengampunan.

Gedung Putih mengatakan bahwa pengampunan yang diberikan oleh Biden adalah yang terbanyak dalam satu hari.

Presiden terpilih Donald Trump, yang akan menjabat pada 20 Januari, mengatakan bahwa ia akan bertindak pada hari pertamanya menjabat untuk mengampuni perusuh yang terlibat dalam serangan Capitol pada 6 Januari 2021.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya