Berita

Kegiatan tur “Jejak Langkah Bung Hatta”/Ist

Nusantara

Yayasan Hatta Ajak Generasi Muda Teladani Sejarah dan Sikap Patriotisme

JUMAT, 13 DESEMBER 2024 | 06:22 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Yayasan Hatta bekerja sama dengan Bank Indonesia, Museum Bank Indonesia, Oeang Nusantara, Arete Art & Exhibition menggelar kegiatan tur “Jejak Langkah Bung Hatta” di SMA Negeri 33 Jakarta, SMA Negeri 9 Jakarta dan SMA Swasta Pahoa Gading Serpong pada 2-13 Desember 2024

Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk pameran, talkshow dan peresmian “Sudut Hatta” dalam rangka peringatan Hari Antikorupsi dan Hari Hak Asasi Manusia sedunia. 

Pemerhati sejarah dari Yayasan Hatta, Muhammad Zalaluddin Sofan Fitri menyatakan bahwa pameran berbentuk tematik dengan penyajian foto-foto bersejarah terkait Bung Hatta yang jarang dipublikasikan di internet dapat membantu wawasan generasi muda. 


“Selain itu, ada komik yang secara soft dapat menceritakan bagaimana ketokohan dan integritas Bung Hatta selama ia hidup,” Sofan dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat, 13 Desember 2024. 

Lanjut dia, untuk talkshow, pemateri yang dihadirkan adalah putri-putri Bung Hatta, perwakilan Museum Bank Indonesia dan praktisi/akademisi yang dapat bercerita terkait keselarasan nilai-nilai Bung Hatta dan kekinian. 

Sedangkan “Sudut Hatta” adalah koleksi buku-buku karya Bung Hatta dan yang berkaitan dengan visinya untuk cita-cita Indonesia. 

Dalam pameran juga terdapat koleksi Katalog Mata Uang Bank Indonesia yang berisi figur pahlawan, wawasan kebangsaan berupa budaya dan kekhasan Indonesia lain yang dapat memperkuat pemahaman anak muda terhadap uang dan jati diri bangsanya. 

“Alasan dipilihnya ketiga SMA tersebut adalah lokasi SMAN 33 terletak di tepi barat Jakarta, Cengkareng Barat. Yayasan Hatta percaya bahwa perhatian terhadap pendidikan tidak boleh luput terutama untuk sekolah yang akses geografisnya jauh. SMA Negeri 9 Jakarta dipilih karena kuatnya literasi sekolah tersebut,” jelasnya. 

Sedangkan SMA Swasta Pahoa dipilih karena sejarah dan nilai “Belajar untuk Diamalkan” milik Sekolah Terpadu Pahoa. Sejarah Sekolah Pahoa yang membentang sejak 1901 dan nilai mengamalkan pelajaran tersebut selaras dengan visi dan tujuan tur “Jejak Langkah Bung Hatta”.

“Semoga kegiatan ini dapat memupuk integritas generasi muda. Generasi muda dengan kecepatan dan kecanggihan cara pikirnya harus terus berpegang pada integritas. Pada integritas lah masa depan bangsa Indonesia dapat dititipkan, dengan generasi muda sebagai penerus masa depan Indonesia,” ungkap Sofan. 

Menurutnya, kegiatan pameran, talkshow dan Sudut Hatta ini dianggap perlu karena akar sejarah bangsa yang belakangan terlihat merapuh. 

“Sejarah hanya terlihat sebagai tempelan atau bacaan belaka tanpa implementasi dalam hidup sehari-hari. Generasi muda perlu melihat Hatta dalam konteks beliau sebagai teknokrat yang bukan hanya memikirkan perpolitikan atau kedudukannya saja, melainkan kepentingan umum, kepentingan khalayak ramai,” bebernya. 

“Indonesia hanya akan menjadi kuat apabila sadar akan asal-usul dan cita-cita awalnya. Tanpa kesadaran akan asal-usul dan cita-cita kemerdekaan itu, mustahil anak muda akan dapat mencintai bangsanya,” pungkas Sofan. 

Yayasan Hatta adalah lembaga nirlaba yang berfokus pada edukasi masyarakat mengenai nilai-nilai dan pemikiran Bung Hatta, salah satu proklamator dan tokoh nasional. 

Yayasan ini didirikan pada 1950 dengan mengelola perpustakaan dan koleksi buku di Yogyakarta. Setelah mengalami pasang surut dalam beberapa periode, keluarga Proklamator Bung Hatta kemudian melakukan reaktivasi Yayasan Hatta dengan pemutakhiran akta pada tahun 2021. 

Yayasan ini bertujuan untuk melestarikan warisan intelektual Bung Hatta, terutama dalam bidang ekonomi, pendidikan, serta prinsip-prinsip demokrasi dan keadilan sosial. Kegiatan Yayasan mencakup penyelenggaraan seminar, lokakarya, penelitian, penerbitan buku, dan program pengabdian masyarakat. 

Semua kegiatan bertujuan meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya integritas, kejujuran, serta kemandirian yang diusung Bung Hatta.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya