Berita

Anggota Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim atau Nunik/Net

Politik

PKB Minta Pemerintah Audit Sarana Prasarana Wisata Jelang Libur Nataru

KAMIS, 12 DESEMBER 2024 | 16:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah didorong untuk mengaudit seluruh sarana dan prasarana pariwisata. Sehingga masyarakat bisa berlibur dengan aman dan nyaman. 

"Liburan panjang Nataru biasanya jadi momen masyarakat untuk berwisata. Saya harap pemerintah bisa mengantisipasi dengan memastikan sarana prasarana wisata layak dan aman, kalau perlu audit. Silakan surati pengelolanya, cek betul ke lokasi," kata anggota Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim atau Nunik, dalam keterangan resminya, Kamis 12 Desember 2024.

Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lampung itu menyatakan, ada jutaan masyarakat yang diperkirakan akan meramaikan libur panjang Nataru. Sebagian besar di antaranya akan menikmati libur panjang dengan berwisata.


"Jumlah warga yang akan berwisata saya kira akan cukup tinggi, maka penyedia tempat wisata tentu harus siaga. Disiapkan betul sarana dan prasarananya, pastikan aman dan tidak bikin celaka," tegas Nunik.

Bekas Wakil Gubernur Lampung itu juga mengingatkan masyarakat yang akan berwisata untuk mematuhi seluruh aturan dan arahan pengelola. Termasuk untuk selalu memantau kondisi cuaca.

"Ya kewaspadaan saya kira juga harus ditekankan kepada masyarakat. Apalagi sekarang ini cuaca ekstrem di mana-mana. Jadi kalau nanti berwisata masyarakat harus mematuhi aturan, perhatikan juga kondisi cuaca di sekitar," kata Nunik.

Selain itu, Nunik juga menyoroti perlunya sinergi pemerintah dengan pelaku usaha pariwisata seperti penginapan, restoran, dan tempat rekreasi untuk menciptakan kolaborasi dalam memberikan kesan terbaik bagi pengunjung.

"Sinergitas itu mutlak dan harus dilakukan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola pariwisata, sampai pelaku usahanya. Jangan jalan sendiri-sendiri, agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih optimal," pungkasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya