Berita

Kemendagri melakukan rapat bersama Komite I DPD RI, di Gedung Nusantara IV, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa, 10 Desember 2024/RMOL

Politik

Kemendagri Pastikan Dana Pilkada Ulang Aman

SELASA, 10 DESEMBER 2024 | 18:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ulang harus dilakukan di dua daerah menyusul kemenangan kotak kosong pada Pilkada serentak 2024 lalu. Pemerintah pun mulai melakukan persiapan tahapan Pilkada ulang yang telah disepakati akan dimulai pada Februari 2025 mendatang.

Termasuk soal anggaran yang dibutuhkan untuk menggelar Pilkada ulang di dua daerah tersebut.

Adapun dua daerah yang dimenangkan kotak kosong adalah Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka.


Untuk kesiapan pilkada ulang, disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, pemerintah dalam hal ini Kemendagri akan menyiapkan seluruh hal, mulai dari dana hingga penyelenggaraannya nanti. 

“Berdasarkan hasil raker dan RDP dengan Komisi II DPR RI, kita sepakati Pilkada ulang diselenggarakan 27 Agustus (2025). Tentu kita pastikan lagi untuk aspek teknis terkait dengan pendanaannya tadi,” kata Bima Arya dalam rapat bersama Komite I DPD RI, Gedung Nusantara IV, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa, 10 Desember 2024.

Lebih lanjut, Bima Arya juga menyinggung soal permohonan perselisihan hasil pilkada (PHP) yang telah dilakukan rekapitulasi datanya, di mana ada potensi munculnya ratusan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Nah ini potensi gugatan. Ada 86 perselisihan hasil pilkada untuk bupati, ada 29 untuk walikota, dan tidak ada catatan sejauh ini terkait dengan permohonan perselisihan hasil pilkada untuk tingkat gubernur,” ucapnya. 

“Jadi yang terbanyak tingkat bupati tadi 86  (gugatan) dan walikota 29,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya