Berita

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB, Abdul Muhari, dalam acara Disaster Briefing yang digelar daring, pada Senin, 9 Desember 2024/Repro

Nusantara

BNPB: 1.999 Bencana Didominasi Akibat Faktor Cuaca

SENIN, 09 DESEMBER 2024 | 21:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), merilis angka kejadian bencana alam hingga awal Desember 2024 ini. Dimana jumlahnya hampir menyentuh angka 2 ribu.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB, Abdul Muhari, dalam acara Disaster Briefing bertajuk "Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi Basah Kabupaten Sukabumi dan Cianjur, digelar secara daring, pada Senin, 9 Desember 2024.

"Hari ini itu sudah 1.999 kali kejadian bencana di Indonesia, dengan paling dominan itu adalah bencana banjir dan cuaca ekstrem," ujar Abdul Muhari.


Dia menjelaskan, cuaca ekstrem yang terjadi di masa penghujan sekarang ini memberikan dampak bencana yang signifikan luas.

"Untuk banjir sendiri, dalam 20 minggu terakhir intensitasnya sangat tinggi. Tidak hanya banjir yang biasa menggenangi, tetapi luapan sungai ini dengan debit yang sangat tinggi, membuat genangan dengan arus yang sangat keras," urainya.

Menurutnya, bencana alam yang disebabkan cuaca ekstrem tidak bisa dianggap remeh, karena terbukti di Sukabumi dan Cianjur mengakibatkan korban jiwa yang cukup banyak.

"Memang di beberapa tempat terjadi bencana hidrometeorologi basah dan bahkan dengan intensitas yang cukup tinggi, artinya, memakan korban jiwa," katanya. 

"Ini akan kita bahas secara lebih dekat, khususnya untuk bencana hidrometeorologi basah di Sukabumi dan Cianjur, Jawa Barat," demikian Abdul Muhari menambahkan.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya