Berita

Ketua KPK terpilih periode 2024-2029, Setyo Budiyanto dan Wakil Ketua KPK terpilih periode 2024-2029, Fitroh Rohcahyanto/RMOL

Hukum

Pimpinan KPK Baru Segera Satukan Visi Misi

SENIN, 09 DESEMBER 2024 | 20:32 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Setelah dilantik pada 20 Desember 2024 nanti, pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menyatukan visi misi pimpinan periode 2024-2029.

Hal itu disampaikan Ketua KPK terpilih periode 2024-2029, Setyo Budiyanto usai menghadiri acara Pembukaan Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024 di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin, 9 Desember 2024.

"Lima pimpinan ini nanti akan bersatu, akan membahas visi-misi apa yang akan kami lakukan untuk kepentingan KPK. Nah, itu akan kami lakukan pasca kami akan dilantik," kata Setyo kepada wartawan.


Mengingat kata Setyo, saat ini masing-masing pimpinan KPK terpilih masih memiliki kesibukan masing-masing. Untuk itu, menyatukan visi misi akan dilakukan setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto nantinya.

"Nanti akan kami bahas. Setelah itu menjadi visi misi bersama, bukan visi misi Setyo Budiyanto, visi misinya Fitroh atau visi masing-masing, tapi visi misi berlima," terang Setyo.

Dalam penyatuan visi misi itu kata Setyo, akan dibahas soal program 100 hari, program jangka pendek, program jangka sedang, hingga program jangka panjang.

"Nah itu yang akan nanti kami lakukan menjadi kebijakan yang akan kami laksanakan, kami akan evaluasi secara bertahap untuk kami lakukan bersama dengan seluruh pegawai yang ada di KPK," pungkas Setyo didampingi Fitroh.

Lima pimpinan KPK yang sudah ditetapkan DPR dan akan segera dilantik adalah, Setyo Budiyanto selaku Ketua KPK, dan 4 Wakil Ketua KPK, yakni Agus Joko Pramono, Fitroh Rohcahyanto, Ibnu Basuki Widodo, dan Johanis Tanak.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya