Berita

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) Mardani Ali Sera bersama Cagub Jakarta Ridwan Kamil/Ist

Politik

RK-Suswono Keok

PKS Akui Telat Antisipasi Dukungan Anies

SENIN, 09 DESEMBER 2024 | 11:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) Mardani Ali Sera menanggapi kekalahan pasangan Ridwan Kamil dan Suswono (RIDO) dalam Pilkada Jakarta 2024. 

Menurut Mardani, kekalahan adalah hal wajar dalam sebuah kompetisi politik. Meski kalah, Mardani menyampaikan rasa bangganya terhadap kerja keras kader PKS selama Pilkada Jakarta. 

"PKS menang saat Pileg di Jakarta, tapi di Pilkada paslon yang diusung PKS saat ini di peringkat dua," kata Mardani lewat akun X miliknya, Senin 9 Desember 2024.


Mardani menyebut tim pemenangan RIDO akan segera memutuskan apakah akan menerima hasil ini atau mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Mardani lalu menyoroti kerja sama partai koalisi KIM Plus dalam mendukung paslon RIDO. 

Salah satunya, kata Mardani, terkait keterlambatan dalam merespons dukungan aktif Gubernur Jakarta periode 2017-2022, Anies Baswedan kepada pasangan Cagub-cawagub Pramono Anung dan Rano Karno di masa akhir kampanye 

"Memang dukungan aktif Mas Anies Baswedan di ujung agak lambat diantisipasi. Tapi sekali lagi, menang kalah adalah hal biasa," tandas Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI itu.

Pasangan Cagub-cawagub nomor urut 1 Ridwan Kamil dan Suswono hanya mendapat suara sebesar 1.718.160 atau 39,40 persen. Kalah dari pasangan Pramono-Rano yang memperoleh 2.183.239 suara atau setara dengan 50,07 persen. 

Sedangkan posisi buncit ditempat pasangan nomor urut 2, Dharma Pongrekun dan Kun Wardhana. Pasangan independen ini mendapat perolehan 459.230 suara atau 10,53 persen.

KPU DKI juga mengungkap total pemilih yang menggunakan hak pilih pada Pilkada DKI Jakarta berjumlah 4.724.393 orang dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 8.214.007

Dari jumlah itu, surat suara sah sebanyak 4.360.629 dan surat suara tidak sah sebanyak 363.764.



Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Progam Mudik Gratis Jadi Cara Golkar Hadir di Tengah Masyarakat

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:18

Kepemimpinan Intrinsik Kunci Memutus Kebuntuan Krisis Sistemik Bangsa

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:12

Sahroni Dukung Kejagung Awasi Ketat MBG Agar Tak Ada Kebocoran

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:07

Agrinas Palma Berangkatkan 500 Pemudik Lebaran 2026

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:05

KPK Bakal Bongkar Kasus Haji Gus Alex di Pengadilan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:35

Pemudik Boleh Titip Kendaraan di Kantor Pemerintahan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:28

Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang KM 259 Memakan Korban Jiwa

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:21

Contraflow Diberlakukan Urai Macet Parah Tol Jakarta-Cikampek

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:16

90 Kapal Lintasi Selat Hormuz Meski Perang Iran Masih Berkecamuk

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:15

Layanan Informasi Publik KPK Tetap Dibuka Selama Libur Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:11

Selengkapnya