Berita

Ilustras (Foto: Ist)

Bisnis

Trump Ungkap Tak Ada Rencana Singkirkan Ketua The Fed

SENIN, 09 DESEMBER 2024 | 08:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meskipun pernah berselisih di masa lalu, presiden terpilih Donald Trump memastikan ia tidak akan menggeser posisi Jerome Powell dari ketua Federal Reserve (The Fed).

Dalam sebuah wawancara pada Minggu 8 Desember 2024 waktu setempat, Trump dengan tegas mengatakan, tidak akan mencoba untuk menggeser Powell saat ia resmi menjabat pada Januari mendatang.

"Tidak, saya rasa tidak. Saya tidak melihat kemungkinan itu," kata Trump di acara Meet the Press bersama Kristen Welker di NBC News, dikutip dari Reuters, Senin 9 Desember 2024.


Lagipula, menurut Trump, seandainya pun ia memecat Powell maka Powell tidak akan pergi begitu saja.  

Di masa kampanyenya, Trump berjanji akan menurunkan suku bunga hipotek dan biaya pinjaman lainnya untuk rumah tangga AS.  Hal itu tentu akan mempertajam perselisihannya dengan Powell, seperti yang terjadi pada masa pemerintahannya yang pertama mengenai kebijakan suku bunga. 

Janji Trump untuk menerapkan tarif secara menyeluruh juga dapat mempersulit upaya Fed untuk mengendalikan inflasi.

Bulan lalu, Powell - yang masa jabatannya akan berakhir pada 2026 - mengatakan dia akan menolak untuk meninggalkan jabatan lebih awal jika Trump mencoba menggulingkannya, dengan alasan bahwa menyingkirkannya, atau gubernur Fed lainnya, sebelum masa jabatan mereka berakhir, "tidak diizinkan menurut hukum".

Trump menunjuk Powell, mantan eksekutif ekuitas swasta dan seorang Republikan, sebagai ketua Fed pada awal 2018 untuk menggantikan Janet Yellen, yang kemudian menjadi Menteri Keuangan Presiden Joe Biden. Biden mengangkat kembali Powell untuk masa jabatannya saat ini.

Namun hubungan antara Trump dan Powell memburuk, dengan Trump sering menyerang Fed dan pimpinannya selama masa jabatan pertamanya. 

Trump secara pribadi membahas upaya untuk memecat Powell pada akhir 2018, kesal atas langkah Fed untuk menaikkan suku bunga, dan secara terbuka menentang kenaikan suku bunga.

Trump juga mengkritik Powell pada awal 2020 di awal pandemi Covid-19, mengatakan Powell telah membuat beberapa keputusan yang buruk dan berpendapat bahwa ia berhak untuk memecatnya.

Serangan Trump terhadap Fed selama masa jabatan pertamanya terjadi setelah puluhan tahun presiden menghindari kritik langsung terhadap bank sentral, yang beroperasi dengan independensi hukum yang tunduk pada pengawasan Kongres.

Awal tahun ini, Trump mengatakan bahwa ia merasa harus memiliki suara dalam keputusan Fed, yang merupakan indikasi minatnya untuk melanggar independensinya.

Para pedagang memperkirakan Fed akan memangkas suku bunga pada pertemuan kebijakan mendatang pada 17 hingga 18 Desember, setelah data terbaru menunjukkan pasar tenaga kerja AS terus mendingin. 

Pengurangan seperempat poin persentase akan membawa suku bunga kebijakan Fed ke kisaran 4,25 hingga 4,5 persen, satu poin persentase penuh di bawah posisi pada bulan September ketika bank sentral memulai siklus pelonggarannya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya