Berita

Ahmad Tohari, Esther Haluk, dan Murdiono Mokoginta/Ist

Nusantara

Ahmad Tohari, Esther Haluk, dan Murdiono Dianugerahi Penghargaan Penulis 2024

SENIN, 09 DESEMBER 2024 | 08:07 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Perkumpulan Penulis Indonesia SATUPENA memberikan penghargaan kepada tiga penulis berprestasi.

Penghargaan Lifetime Achievement Award 2024 diberikan kepada Ahmad Tohari atas kualitas karya dan dedikasinya sebagai penulis selama lebih dari 40 tahun.

Sementara Esther Haluk dari Papua diberi penghargaan Dermakata Award 2024, kategori fiksi. Penghargaan ini diberikan atas kualitas karyanya, dan menyuarakan suara mereka yang terpinggirkan di Papua. 


Berikutnya Murdiono Mokoginta dari Bolmong diberi penghargaan Dermakata Award, kategori nonnfiksi. Dermakata Award, baik fiksi maupun nonfiksi, diberikan oleh Lembaga Kreator Era AI.

Murdiono diberikan penghargaan atas kualitas karyanya dan riset untuk sejarah lokal masyarakatnya di Bolmong.

Ketua Umum Perkumpulan Penulis Indonesia SATUPENA, sekaligus Penggagas Lembaga Kreator Era AI, Denny JA mengatakan, masing-masing pemenang memperoleh piagam penghargaan dan hadiah dana. 

"Jumlah dana Rp50 juta untuk Lifetime Achievement Award, dan Rp35 juta masing-masing untuk Dermakata Award," kata Denny melalui siaran pers yang diterima redaksi, Senin 9 Desember 2024.

Adapun terpilihnya para pemenang tersebut atas kerja berjenjang para juri. Para juri terdiri dari Anwar Putra Bayu (Sumatra), Dhenok Kristianti (Jawa), Hamri Manopo (Sulawesi), I Wayan Suyadna (Bali), Muhammad Thobroni (Kalimantan), Victor Manengke (Papua), dan Okky Madasari.

Untuk Lifetime Achievement Award, Anwar Putra Bayu sebagai ketua. Untuk Dermakata Award, Okky Madasari sebagai ketua.

Pemenang diseleksi secara bertahap dari daerah, lalu diusulkan ke pusat.

Dalam kesempatan tersebut, Denny juga mengumumkan yayasan yang didirikannya yakni Denny JA Foundation. Yayasan ini sudah menghibahkan dana abadi untuk penghargaan tahunan bagi penulis. 

"Dengan adanya dana abadi ini, hadiah tahunan bagi penulis dapat berlangsung hingga 50 tahun mendatang atau lebih," kata Denny.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya