Berita

Wali Kota Medan, Bobby Nasution/Ist

Nusantara

Bobby Nasution Ungkap 3 Catatan Agar Bisa Bersatu Pasca Pilkada

MINGGU, 08 DESEMBER 2024 | 22:16 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengajak masyarakat untuk kembali bersatu pasca pemilihan kepala daerah. Perbedaan pilihan dalam pertarungan politik wajar dan setelah pertarungan selesai, maka semua pihak harus kembali bersama-sama mendukung pembangunan daerah. 

Hal ini disampaikan Bobby Nasution pada kegiatan “Silaturahmi Kebangsaan Pemuda Muhamadiyah Sumut”, Minggu, 8 Desember 2024 di Hotel Danau Toba Medan. Hadir dalam perhelatan itu antara lain Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Muhammadiyah Najih Prasetyo, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumut Prof. Dr. H. Hasyimsyah Nasution, Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumut, Muhammad Syarief Lubis, dan tampak pula Wakil Wali Kota Binjai terpilih, Hasanul Jihadi. 

Di hadapan anggota Pemuda Muhammadiyah Sumut itu, Bobby Nasution mengemukakan tiga hal yang dapat dilakukan untuk merajut kembali persatuan pasca pilkada. 


“Ini untuk internal Pemuda Muhammadiyah. Pertama adalah saling memaafkan,” ujarnya. 

Bobby Nasution yang unggul Pilgub Sumut 2024 berdasarkan hasil hitung cepat mengatakan dalam kontestasi politik tentu akan terjadi gesekan-gesekan yang menimbulkan rasa tidak senang. Karena itu, tindakan meminta maupun memberi maaf diperlukan.

Hal kedua yang dapat dilakukan pasca pilkada, lanjut Bobby Nasution, adalah berterima kasih. 

“Apapun itu kita berterima kasih kepada seluruh gerakan, dukungan, dan doa. Terima kasih juga harus disampaikan kepada masyarakat, termasuk yang berbeda pilihan. Perbedaan pilihan itu wajar.” ujarnya

Terakhir, hal yang bisa mempersatukan pasca pilkada adalah sama-sama meminta tolong.

“Pemenang harus meminta tolong kepada seluruh masyarakat, kepada seluruh pemangku kepenting, kepada seluruh parpol, komunitas, organisasi-organisasi, termasuk belum satu barisan, semua harus sama-sama bekerja kembali untuk tujuan yang lebih besar.” pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya