Berita

Perdana Menteri Suriah Mohammed al-Jalali dalam video di Facebook pada Minggu, 8 Desember 2024/CNN

Dunia

Assad Kabur, PM Suriah Ngaku Siap Kerja Sama dengan Siapapun yang Dipilih Rakyat

MINGGU, 08 DESEMBER 2024 | 19:04 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah Damaskus direbut pemberontak dan Presiden Suriah Bashar Al-Assad dikabarkan melarikan diri, Perdana Menteri Mohammed al-Jalali akhirnya mau buka suara.

Dalam pidato di akun Facebooknya pada Minggu, 8 Desember 2024, Jajali mengatakan bahwa ia siap bekerja sama dengan pemimpin mana pun yang dipilih oleh rakyat.

Menurutnya, Suriah bisa menjadi negara normal yang berhubungan baik dengan negara tetangga dan dunia.


“Masalah ini tergantung pada kepemimpinan yang dipilih oleh rakyat Suriah. Kami siap bekerja sama dengannya (kepemimpinan itu) dan menawarkan semua fasilitas yang memungkinkan,” ujarnya, seperti dimuat AFP.

Pemimpin kelompok pemberontak Islamis Suriah Hayat Tahrir al-Sham (HTS), Abu Mohammed al-Jolani, memerintahkan pasukan untuk tidak mengusik lembaga resmi di Damaskus, dengan mengatakan mereka akan tetap berada di bawah perdana menteri sampai kepemimpinan resmi dialihkan.
 
HTS dan faksi-faksi sekutu telah melancarkan serangan kilat sejak 27 November, menyapu sebagian besar wilayah negara itu dari kendali pemerintah, termasuk kota-kota besar Aleppo, Hama, dan Homs.

Pada Minggu, 8 Desember 2024, mereka berhasil menaklukkan Damaskus dan mengklaim Assad melarikan diri dari negara itu karena pemberontak semakin maju.

“Setelah 50 tahun penindasan di bawah kekuasaan Baath, dan 13 tahun kejahatan dan tirani serta pemindahan paksa. Hari ini kami umumkan berakhirnya periode gelap ini dan dimulainya era baru bagi Suriah,” kata pemberontak di Telegram.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya