Berita

Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan (tengah) menghadiri pertemuan format Astana di Forum Doha ke-22 bersama dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov di Doha, Qatar pada Sabtu, 7 Desember 2024/AA

Dunia

Rusia, Iran, dan Turki Siap Bantu Akhiri Konflik Suriah

MINGGU, 08 DESEMBER 2024 | 13:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pertemuan digelar antara Menteri Luar Negeri Rusia, Iran, dan Turki untuk membahas mengenai perkembangan konflik Suriah di Doha, Qatar pada Sabtu, 7 Desember 2024. 

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan berupa komitmen tiga negara untuk segera mengakhiri konflik militer internal Suriah secara damai. 

Dijelaskan Lavrov, ketiga negara ingin mendorong dialog antara pemerintah Suriah dan pihak oposisi yang sah di Suriah.


Namun pada kesempatan itu Lavrov menyebut kelompok Islam Hayat Tahrir al-Sham (HTS) yang memimpin pemberontakan di Suriah merupakan teroris dan ketiga negara tidak akan mengubah pandangan mereka terkait hal tersebut. 
"Tidak dapat diterima untuk membiarkan kelompok teroris menguasai wilayah Suriah," tegasnya, seperti dimuat Middle East Monitor. 

Ketika ditanya bagaimana situasi di Suriah akan berkembang dan apa yang akan terjadi pada pangkalan militer Rusia di sana, Lavrov mengatakan tidak memiliki kapasitas untuk menjawab hal tersebut. 

Sejak 27 November 2024, pasukan pemberontak Suriah yang dipimpin oleh HTS melancarkan serangan di sejumlah kota besar yang dikuasai pemerintahan Presiden Bashar Al Assad. 

Dalam sepekan, pemberontak berhasil memukul mundur angkatan bersenjata Suriah dan menguasai kota-kota besar yakni Idlib, Aleppo, Hamas, dan yang terbaru Homs.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya