Berita

Menlu Kuwait Abdullah Ali Al-Yahya (kiri) dan Perdana Menteri India Narendra Modi dalam pertemuan di New Delhi./Times Kuwait

Dunia

Menlu Kuwait: Narendra Modi Salah Seorang Paling Bijak di Dunia

SABTU, 07 DESEMBER 2024 | 01:58 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Menteri Luar Negeri Kuwait Abdullah Ali Al-Yahya secara terbuka memuji kepemimpinan Perdana Menteri Narendra Modi sebagai salah seorang orang paling bijaksana di dunia.

Menurut Ali Al-Yahya, Modi berhasil membawa India menjadi salah satu negara penting di dunia dan mitra yang sangat berarti bagi Kuwait. 

"Saya berterima kasih atas undangan dan kesempatan bertemu Perdana Menteri Modi, yang kami yakini sebagai salah satu orang paling bijaksana di dunia. India adalah mitra yang sangat penting bagi kami," kata Ali Al Yahya saat membrikan sambutan dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri S. Jaishankar di New Delhi, Rabu malam, 4 Desember 2024.


Abdullah Ali Al-Yahya tiba di India pada Selasa malam, 3 Desember 2024, untuk kunjungan resmi yang bertujuan untuk lebih memperkuat hubungan multifaset antara kedua negara.

Pada sore harinya, ia melakukan kunjungan kehormatan kepada PM Modi di kediamannya di Lok Kalyan Marg sebelum mengadakan pertemuan dengan EAM Jaishankar di Hyderabad House.

“Senang menerima Menteri Luar Negeri Kuwait Abdullah Ali Al-Yahya. Saya berterima kasih kepada para pemimpin Kuwait atas kesejahteraan warga negara India. India berkomitmen untuk memajukan hubungan kita yang berakar dalam dan historis demi kepentingan rakyat kita dan kawasan ini,” tulis PM Modi di X setelah pertemuan tersebut.

India dan Kuwait memiliki hubungan bilateral yang kuat secara historis yang telah teruji oleh waktu. Berakar pada perdagangan dan pertukaran budaya selama berabad-abad, kemitraan ini telah ada sebelum kemerdekaan Kuwait pada tahun 1961, saat Rupee India menjadi alat pembayaran yang sah.

“Saya pikir Komite Bersama akan menyelesaikan banyak masalah antara Kuwait dan India. Saya pikir kita dapat membuat peta jalan antara Kuwait dan India dan melanjutkannya secepat yang kita bisa,” kata Abdullah Ali Al-Yahya.

Ekonomi Kuwait, sebelum ditemukannya minyak, berkembang pesat berkat aktivitas maritim, termasuk pembuatan kapal, pencarian mutiara, dan perdagangan barang-barang seperti kuda Arab, kurma, dan mutiara dengan India sebagai imbalan atas kayu, rempah-rempah, dan tekstil.

Warisan kerja sama ini diperingati selama peringatan 60 tahun hubungan diplomatik kedua negara pada tahun 2021-2022.

Komunitas India, yang diperkirakan berjumlah satu juta orang, membentuk kelompok ekspatriat terbesar di Kuwait. Dikenal karena kontribusinya yang beragam, warga India memegang peran di berbagai bidang, mulai dari teknik, kedokteran, dan TI hingga bisnis dan perdagangan.

Komunitas bisnis India yang kuat di Kuwait, yang terdiri dari pengecer, distributor, dan profesional, telah memainkan peran penting dalam memperkuat hubungan ekonomi.

Merek-merek India terkemuka seperti Lulu Hypermarket dan Centre Point telah menjadi bagian penting dari pasar Kuwait.

Keterlibatan budaya dan sosial juga berkembang pesat melalui lebih dari 200 asosiasi India yang terdaftar di Kedutaan Besar India di Kuwait. Kelompok-kelompok ini aktif menyelenggarakan program-program untuk meningkatkan pertukaran budaya dan kesejahteraan masyarakat, yang selanjutnya memperkokoh hubungan antarmasyarakat antarbangsa.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Setahun BPI Danantara Berdiri Justru Tambah Masalah

Rabu, 04 Maret 2026 | 00:07

Jangan Giring Struktural Polri ke Ranah Politik Praktis

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:53

2 Kapal Tanker Pertamina dan Awaknya di Selat Hormuz Dipastikan Aman

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:35

KPK Amankan BBE dan Mobil dari OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:30

Mutasi AKBP Didik ke Yanma untuk Administrasi Pemecatan

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:09

SiCepat Ekspansi ke Segmen B2B, Retail, hingga Internasional

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:07

GoTo Naikkan BHR Ojol, Cair Mulai Besok!

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:01

Senator Dayat El: Pembangunan Indonesia Tak Boleh Tinggalkan Desa

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:46

Kenapa Harus Ayatollah Khamenei?

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:38

Naik Bus Pariwisata, 11 Orang Terjaring OTT Pekalongan Tiba di KPK

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:13

Selengkapnya