Berita

Rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur (Pilgub) DKI Jakarta tingkat provinsi, digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, di Hotel Sari Pacific, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu, 7 Desember 2024/RMOL

Politik

Rekap Suara Kepulauan Seribu Tak Disetujui RK-Suswono

SABTU, 07 DESEMBER 2024 | 20:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024, ditemukan kejadian khusus dari tim pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO).

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pilgub DKI Jakarta tingkat Provinsi, yang digelar KPU DKI Jakarta di Hotel Sari Pacific, Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 8 Desember 2024.

Dalam momen tersebut terungkap adanya ketidaksepakatan tim RIDO atas rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di Kabupaten Kepulauan Seribu.


Salah seorang anggota KPU Kepulauan Seribu menyampaikan kejadian khusus yang dilakukan oleh Tim RIDO dalam proses rekapitulasi tingkat kabupaten/kota itu.

"Catatan kejadian khusus dan/atau keberatan saksi rekapitulasi hasil perolehan penghitungan suara, Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur, Daerah Khusus Jakarta Tahun 2024, tingkat Kabupaten administrasi Kepulauan Seribu," ujar perwakilan KPU Kepulauan Seribu.

"Seluruh saksi dan paslon 01, 02 dan 03 menghadiri rapat pleno terbuka hasil rekapitulasi perolehan suara tingkat Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu pada Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Tahun 2024 bertempat di Pulau Bidadari pada tanggal 1 Desember 2024," sambungnya mengawali penjelasan.

Setelah itu, perwakilan KPU itu mengungkapkan, kejadian khusus yang dilakukan Tim RIDO terjadi di akhir rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pilgub DKI Jakarta di wilayah Kepulauan Seribu.

"Di akhir rapat pleno terbuka rekapitulasi, saksi dari paslon 01 menyampaikan tidak setuju dengan lokasi pelaksanaan rapat pleno terbuka," katanya.

Akibatnya, dokumen berita acara hasil rekapitulasi suara Kepulauan Seribu berupa Formulir (Form) D Hasil tidak ditandatangani Tim RIDO.

Menanggapi pemaparan dari KPU Kepulauan Seribu itu, Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata menanyakan kepada peserta Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Tingkat Provinsi hari ini, apakah ada nota keberatan atau tidak.

"Untuk keberatan hasil apakah ada keberatan hasil di Kepulauan Seribu?" tanya Wahyu dijawab tidak ada oleh peserta rapat pleno yang dihadiri oleh tim 3 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta.

Di Pilgub DKI Jakarta, 3 pasangan calon yang bertanding antara lain Ridwan Kamil-Suswono sebagai pasangan calon nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana sebagai pasangan calon nomor urut 2, dan Pramono Anung-Rano Karno sebagai pasangan calon nomor urut 3.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya