Berita

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan/Ist

Politik

Pasukan Amanat Force, PAN Buka Peluang Sertifikasi Profesi Keamanan Gratis

SABTU, 07 DESEMBER 2024 | 18:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (PAN) resmi luncurkan pasukan Amanat Force. 

Pasukan Amanat Force merupakan garda terdepan pembela amanat nasional yang solid, loyal, dan terlatih yang akan dilibatkan sebagai satuan pengamanan partai. 

"Program ini sebagai bentuk kerja nyata PAN dalam menghadirkan kesempatan bekerja untuk semua melalui pembekalan keahlian keamanan," tulis keterangan DPP PAN, Sabtu 7 Desember 2024.


Bentuk program Amanat Force adalah pelatihan & sertifikasi profesi keamanan Gada Pratama yang terbuka untuk masyarakat umum dan kader Partai Amanat Nasional. Rekrutmen ini dibuka hingga 13 Desember 2024. 

Gimana cara daftarnya?

Melalui program Amanat Force, pendaftar yang lolos akan mendapatkan pelatihan selama 5 hari senilai Rp 4.000.000 namun program ini tidak dipungut biaya, alias digratiskan oleh DPP PAN. 

Pendaftar dapat mengakses pada link berikut ini:
bit.ly/registrasiAF 

Kriteria Pendaftar

Kriteria peserta program Amanat Force sebagai berikut:

1. Warga negara Indonesia dibuktikan dengan KTP yang menetap di Jabodetabek; 
2. Melampirkan Fotokopi Kartu Keluarga (KK);
3. Terbuka bagi Masyarakat umum atau Kader PAN;
4. Pria/Wanita Berusia 20-40 tahun;
5. Memiliki tinggi badan minimal 165 cm; 
6. Rambut potong cepak, tidak ada kumis dan jambang; 
7. Bersedia menandatangani Pakta Integritas Amanat Force di atas materai 10.000;
8. Minimal pendidikan terakhir SMA/SLTA sederajat dibuktikan dengan melampirkan Ijazah;
9. Melampirkan SKCK & Surat Kesehatan terbaru.

Adapun benefit mengikuti program Amanat Force akan mendapatkan Kartu Tanda Anggota (KTA) & Sertifikat GADA Pratama (Sertifikat Profesi Keamanan), Seragam Keamanan, Akomodasi & Konsumsi Selama Pelatihan, dan berkesempatan mengikuti kegiatan PAN. 

"Bila ada pertanyaan lebih lanjut bisa follow instagram @amanatacademy.id. Segera daftar sekarang!" tulis PAN.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya