Berita

Presiden RI, Prabowo Subianto menyampaikan sambutan di acara makan siang bersama delegasi Jepang di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 5 Desember 2024/Repro

Dunia

Prabowo Yakinkan Pengusaha Jepang, Indonesia Terbuka dan Kerja Cepat

JUMAT, 06 DESEMBER 2024 | 19:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI, Prabowo Subianto menggelar jamuan makan siang bersama delegasi Japan Indonesia Association (Japinda) dan Japan Jakarta Club (JJC) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 5 Desember 2024.

Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan apresiasi terhadap pemerintah dan sektor swasta Jepang atas kontribusi mereka dalam mendukung pembangunan ekonomi dan sumber daya Indonesia.

"Jepang adalah salah satu mitra lama kami dan saya adalah teman dekat. Selama bertahun-tahun, pemerintah Jepang dan sektor swasta Jepang telah sangat aktif di Indonesia, dan kami menghargai dan kami sangat menghargainya," ujarnya.


Prabowo menjelaskan bahwa Indonesia memiliki tradisi untuk menyambut tamu dan orang asing dengan ramah.

Itu mengapa Indonesia terbuka untuk bekerja sama dengan banyak pihak dan menjalin hubungan yang bersahabat.

"Karena itu, kehadiran investor Jepang, kerja sama Jepang sangat kami sambut baik. Kami berharap Anda juga akan semakin tertarik untuk semakin banyak berpartisipasi dalam pembangunan kami," kata Prabowo.

Menurutnya, di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian, hubungan kerja sama penting untuk ditingkatkan. Oleh sebab itu Indonesia ingin bersahabat dengan semua negara dan tidak berpihak.

"Filosofi kita adalah 1000 teman terlalu sedikit dan satu masuk terlalu banyak," tegasnya.

Prabowo juga menyampaikan kondisi kabinetnya yang stabil dan Indonesia bergerak cepat untuk mencapai target-target pembangunan mereka yang tinggi.

“Kami sangat optimis. Kami akan bekerja dengan sangat cepat. Kami akan mencapai target yang tinggi. Kami akan buktikan kepada semua orang bahwa Indonesia mampu,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya