Berita

Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, meninjau langsung lokasi bencana longsor dan banjir bandang di Desa Mekarsari, Sukabumi, Jumat, 6 Desember 2024/Istimewa

Politik

Pimpinan DPR Pastikan Korban Bencana Longsor Sukabumi Terima Bantuan

JUMAT, 06 DESEMBER 2024 | 17:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, meninjau langsung lokasi bencana longsor dan banjir bandang di Desa Mekarsari, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat 6 Desember 2024.

Dalam kunjungannya, Cucun ingin memastikan semua perangkat bekerja optimal serta masyarakat menerima bantuan darurat yang butuhkan. 

"Alhamdulillah, pas ke sini BNPB sudah ready melakukan tanggap darurat, Kemensos juga sudah hadir, Pak Dirjen sudah di setiap titik ada. Termasuk semua di-support oleh bapak-bapak dari TNI dan Polri," terang Cucun di lokasi.


Di titik pertama lokasi yang dikunjunginya, terdapat 260 orang dari 72 Kepala Keluarga (KK) yang mengungsi akibat banjir dan longsor. Dia memastikan masyarakat telah menerima bantuan yang diberikan pemerintah.

"Terutama makanan, pakaian, tenda, dan terpal, sama yang pentingkan selimut. Jadi kami hadir memberikan support secara spirit dan mentalnya supaya kuat menghadapi musibah ini," jelasnya.

Selain itu, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga memastikan upaya trauma healing bakal dilakukan Kemensos dan para aktivis.

Terdapat 22 kecamatan di Kabupaten Sukabumi yang terdampak bencana dengan kerusakan yang bervariasi. Kecamatan yang paling parah terdampak antara lain Ciemas, Palabuhanratu, dan Simpenan. 

Saat ini, BPBD Kabupaten Sukabumi sedang melakukan assessment untuk mengidentifikasi kerusakan dan kebutuhan mendesak. Fokus utama adalah memastikan evakuasi warga yang berada di lokasi-lokasi rawan longsor. 

Selain itu, upaya pemulihan infrastruktur, seperti jalan dan jembatan yang terputus, sangat penting untuk memulihkan aksesibilitas dan mendukung proses pemulihan kehidupan masyarakat terdampak

Cucun juga meminta Pemda Sukabumi segera berkoordinasi dengan semua stakeholder, terutama Kementerian PU dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk melihat bagaimana geospasial dari kontur tanah di daerah tersebut. 

"Kalau misalkan tadi Pak Wabup usulnya relokasi ya, ini seperti apa nanti disesuaikan juga dengan anggaran yang dimiliki oleh Kabupaten Sukabumi, bahkan dari pusat juga nanti dari PUPR. Insya Allah semua diupayakan yang terbaik untuk masyarakat," tutup legislator asal Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat ini.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Dikawal Puluhan Banser

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:13

Pramono Setop Izin Baru Lapangan Padel di Zona Perumahan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:08

Komisi II DPR Dorong Partisipasi Publik dalam Penyusunan RUU Pemilu

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:07

Usulan Masyarakat Patungan MBG Dinilai Problematis

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

CELIOS Surati Presiden, Minta Perjanjian Tarif Indonesia-AS Dibatalkan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

Tewasnya El Mencho Disebut-sebut Bagian dari Operasi Senyap Trump Basmi Kartel Meksiko

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:56

Ribuan Buruh Bakal Kepung DPR Tuntut Pembatalan Impor Pickup 4x4

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:49

Emas Antam Loncat Rp40 Ribu Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:44

Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:39

KSPI Tuduh Perusahaan Gunakan Modus “Dirumahkan” via WhatsApp untuk Hindari THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:28

Selengkapnya