Berita

Retakan terlihat di Blue Slide Road di Rio Dell, California, setelah gempa berkekuatan 7,0 skala Richter, pada Kamis, 5 Desember 2024/Net

Dunia

Gempa 7,0 Magnitudo Guncang California Utara, Picu Peringatan Tsunami

JUMAT, 06 DESEMBER 2024 | 11:40 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Wilayah pesisir California Utara dan Oregon dilanda gempa bumi  berkekuatan 7,0 magnitudo pada Kamis, 5 Desember 2024, waktu setempat.

Menurut laporan Survei Geologi AS (USGS), gempa bumi terjadi pada pukul  10.44 pagi waktu setempat di sekitar 60 mil barat daya Ferndale, California.

"Lebih dari 30 gempa susulan telah dilaporkan terjadi di wilayah tersebut, termasuk gempa berkekuatan 4,3 skala Richter di dekat Petrolia," menurut USGS seperti dimuat CNN.


Guncangan itu memicu peringatan tsunami yang meluas dari Davenport, California, hingga Douglas, Oregon. Ini termasuk wilayah Teluk San Francisco dan Eureka, Oregon.

"Aktivitas tsunami sudah dapat berdampak pada garis pantai dan diperkirakan mencapai San Fransisco sekitar tengah hari Waktu Pasifik," kata Pusat Peringatan Tsunami Nasional.

Badan Cuaca Nasional mengatakan bahwa tsunami yang mungkin terjadi atau sudah terjadi berupa serangkaian gelombang yang berbahaya beberapa jam setelah waktu kedatangan awal.

Polisi di Berkeley, California, telah mengeluarkan perintah evakuasi untuk beberapa bagian kota karena tsunami yang akan melanda Berkeley Barat.

Namun perintah tersebut kemudian dicabut setelah peringatan tsunami dibatalkan.

"Peringatan tsunami dibatalkan untuk wilayah pesisir California dan Oregon. Saat ini tidak ada bahaya tsunami untuk wilayah ini," tulis Pusat Peringatan Tsunami Nasional di X.

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden telah diberi pengarahan tentang gempa bumi tersebut. Dikatakan bahwa pemerintah siap memberikan dukungan lebih lanjut sesuai kebutuhan di lokasi bencana.

"Atas arahannya, pejabat senior Administrasi dan pejabat FEMA Regional sedang berhubungan dengan rekan-rekan mereka di negara bagian dan daerah di California dan Oregon," kata juru bicara Jeremy Edwards dalam sebuah pernyataan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Sempat Kaget, Legislator Golkar Bersyukur Budi Arie Klarifikasi dan Minta Maaf

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:20

KPK Tahan Gatot Heroe Hernanda, Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:10

DPRD Siap Bongkar Oknum Parpol dan Ormas Minta Jatah Proyek SD Rembang

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:05

Netflix Umumkan Pemeran Baru One Piece Season 3, Siap Hidupkan Kisah Battle of Alabasta

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:53

Bank Berwenang Menunda Transaksi Sesuai UU TPPU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:52

Daftar 6 Perusahaan di Kalimantan Disanksi Kemenhut Buntut Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:49

Unhan Terbitkan Edaran Penggunaan Hijab bagi Kadet Putri Muslim

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:44

Diduga Terima Mobil hingga Rumah Mewah, Anggota DPRD Kota Bengkulu Diselidiki KPK

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:37

Pertamina Eco RunFest 2026, Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:27

Lolly Suhenty: Kerja Kehumasan Bawaslu Menjaga Halaman Rumah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:26

Selengkapnya