Berita

Ilustrasi

Dunia

Kemitraan AS dan India Penting untuk Hadapi Agresifitas Tiongkok

JUMAT, 06 DESEMBER 2024 | 00:41 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat bulan November lalu akan memperkuat hubungan negara itu dengan India. Kemitraan di antara kedua raksasa demokrasi ini didorong kepentingan dan tujuan nasional yang saling melengkapi.

Times of Oman mencatat, inti dari hubungan ini terletak pada upaya menahan ambisi ekspansionis Tiongkok di kawasan Indo-Pasifik. India memiliki perbatasan sepanjang 3.488 kilometer dengan Tiongkok dan selama puluhan tahun menghadapi agresif Beijing. Situasi ini membuat India menjadi penyeimbang alami terhadap dominasi regional Tiongkok.

Dialog Keamanan Quadrilateral (Quad) melambangkan keselarasan strategis ini. Sebuah aliansi yang menyatukan Amerika Serikat, India, Jepang, dan Australia, Quad merupakan mekanisme yang kuat untuk menjaga stabilitas regional. 


Di bawah kepemimpinan Trump, sambung Times of Oman, kemitraan ini siap untuk mendapatkan momentum yang signifikan, dengan fokus pada latihan militer bersama, peningkatan kerja sama pertahanan, dan pertukaran teknologi strategis yang secara langsung menantang pengaruh Tiongkok yang semakin besar.

Nilai strategis India jauh melampaui kolaborasi militer. Ketika rantai pasokan global mencari alternatif untuk manufaktur Tiongkok, India muncul sebagai tujuan yang menarik untuk diversifikasi ekonomi. Skema Insentif Terkait Produksi (PLI) negara tersebut dan ekosistem manufaktur yang berkembang pesat memposisikannya sebagai pusat yang menarik bagi perusahaan yang ingin mengurangi ketergantungan mereka pada produksi Tiongkok.

Peluang ekonomi ini selaras sempurna dengan tujuan strategis Amerika Serikat untuk melepaskan diri dari ketergantungan ekonomi Tiongkok.

Domain teknologi merupakan arena kolaborasi penting lainnya. Dalam perlombaan untuk mempertahankan supremasi teknologi, sektor TI India yang kuat dan kumpulan besar profesional terampil menawarkan sekutu yang sangat berharga bagi Amerika Serikat.

Kemitraan potensial dalam kecerdasan buatan, keamanan siber, dan komputasi kuantum tidak hanya mewakili peluang ekonomi, tetapi juga keharusan strategis dalam melawan kemajuan teknologi Tiongkok. Strategi energi dan iklim semakin memperjelas signifikansi global India. 

Sementara pemerintahan Trump secara tradisional lebih menyukai sektor energi tradisional, komitmen domestik India terhadap energi terbarukan dan target nol emisi yang ambisius pada tahun 2070 menghadirkan peluang unik untuk pertukaran teknologi dan investasi.

Hubungan ini menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang kepentingan ekonomi dan lingkungan bersama yang melampaui diplomasi transaksional sederhana.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya