Berita

Pabrik alumunium grup MIND ID/Net

Bisnis

Kurangi Impor Nasional, MIND ID Pacu Produksi Aluminium

KAMIS, 05 DESEMBER 2024 | 15:53 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Produksi alumunium terus dipacu oleh BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID). Salah satunya dengan berencana meningkatkan kapasitas smelter alumunium di Kuala Tanjung, Sumatra Utara, dan membangun fasilitas produksi aluminium baru di Mempawah Kalimantan Barat.

Diharapkan upaya ini bisa meningkatkan kapasitas produksi dan ekspansi fasilitas pemurnian untuk mewujudkan swasembada aluminium di Indonesia.

Adapun kebutuhan alumunium nasional mencapai 1 juta ton per tahun dan diprediksi akan meningkat 5 persen hingga 10 setiap tahun. Sementara produksi dari grup MIND ID,  PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) hanya sekitar 275.000 ton per tahun.


Peningkatan kapasitas smelter aluminium di Kuala Tanjung, Sumatra Utara dan fasilitas produksi aluminium baru di Mempawah, Kalimantan Barat diharapkan bisa mendongkrak produksi hingga 1,1 juta ton dalam lima tahun mendatang.

“MIND ID konsisten meningkatkan kapasitas produksi untuk menjawab kebutuhan nasional dan mampu mengurangi ketergantungan pada impor aluminium,” ujar Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID Dilo Seno Widagdo  dalam keterangan resmi, Kamis 5 Desember 2024.

Dilo juga menegaskan MIND ID tidak berencana memperluas hilirisasi hingga ke segmen produk jadi, seperti pelek mobil, dan akan lebih fokus pada membangun kemitraan strategis dengan pelaku industri hilir di dalam negeri.

“Kami berharap dapat membangun kemitraan yang aktif dengan pelaku industri hilir, sehingga kebutuhan bahan baku mereka dapat dipasok dari produk mineral dalam negeri, dan nilai tambah setiap rantai pasoknya dapat dinikmati oleh Indonesia,” pungkas Dilo.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya