Berita

Presiden Prabowo Subianto dan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin/Ist

Politik

Din Syamsuddin Kenang Perjalanan Bersahabat dengan Prabowo

KAMIS, 05 DESEMBER 2024 | 19:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tanwir Muhammadiyah di Kupang, NTT kemarin menjadi pertemuan reuni antara Presiden Prabowo Subianto dan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin.

Dalam pidatonya, Prabowo bahkan menyebut persahabatannya dengan Din sudah berlangsung cukup lama.

Pidato Prabowo itu pun diamini Din. Menurutnya, hubungan dengan Ketua Umum Partai Gerindra itu sudah berlangsung puluhan tahun.


Di tahun 1992 silam, Prabowo dan Din sama-sama memprakarsai berdirinya Centre for Policy and Development Studies (CPDS), yakni lembaga yang bertujuan mendekatkan kalangan umat Islam dengan Rezim Soeharto dan ABRI. 

"Saya dipercayai sebagai direktur (CPDS) dan Pak Prabowo sebagai sponsor dana. Persahabatan berlanjut hingga sekarang, dan pada 2019 saya mendukung Capres Prabowo Subianto," tutur Din dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 5 November 2024.

Meski bersahabat dekat, Din mengaku kerap berbeda pendapat dengan Prabowo. Perbedaan itu tidak lantas membuat keduanya berseberangan.

"Sahabat yang baik adalah yang tidak segan mengkritik dalam prinsip yang benar walau pahit. Dan sahabat lain menerima kritik walau bagaikan pil pahit," demikian kata Din.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya