Berita

Ketua DPR Puan Maharani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 5 Desember 2024/RMOL

Politik

Puan ke Pimpinan Baru KPK: Jangan Ada Lagi Politisasi Hukum!

Laporan: Sarah Alifia Suryadi
KAMIS, 05 DESEMBER 2024 | 12:37 WIB

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menaruh harapan kepada kepada Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terpilih periode 2024-2029, Setyo Budiyanto dan jajarannya agar profesional dalam melakukan kerja-kerja pemberantasan. 

Berkenaan dengan itu, Ketua DPR Puan Maharani menekankan agar pemimpin KPK mampu memberantas korupsi tanpa adanya politisasi.

“Semoga menjadi sosok yang bisa memitigasi korupsi, mengantisipasi korupsi, kemudian jangan ada politisasi dalam penegakan korupsi,” ujar kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 5 Desember 2024.


Puan menilai latar belakang Setyo sebagai perwira polisi dapat melengkapi kecakapan pimpinan KPK. Menurutnya, representasi dari berbagai profesi memberi potensi besar bagi KPK untuk bekerja lebih profesional.

“Yang ada itu ada dari kejaksaan, ada dari hakim, kemudian ada dari polisi, ada auditor. Jadi sepertinya insya Allah ke depannya ini saling melengkapi, kemudian akan bisa bekerja secara profesional dan aman,” tambahnya.

Lebih jauh, Puan berharap kepemimpinan baru ini dapat menjadikan KPK semakin efektif dalam memberantas korupsi demi kepentingan bangsa.

"Jadi sebesar-besarnya sebaik-baiknya adalah untuk memberantas korupsi,” tutupnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya