Berita

Sekretaris Lembaga Dakwah PBNU, KH Nurul Badruttamam/Istimewa

Politik

PBNU Ingatkan Etika dan Guyon dalam Berdakwah

RABU, 04 DESEMBER 2024 | 19:11 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ikut mengkritisi kalimat yang dilontarkan penceramah, Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah, yang dianggap merendahkan seorang penjual es teh. 

Peristiwa tersebut terjadi saat Gus Miftah mengisi acara "Magelang Bersholawat" di Jawa Tengah, pada 27 November 2024. 

Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan itu melontarkan kata "goblok" kepada tukang es teh yang sedang menjajakan jualannya itu kepada para jamaah. 


Sekretaris Lembaga Dakwah PBNU, KH Nurul Badruttamam mengingatkan kepada para pendakwah tentang pentingnya sikap arif dan bijaksana dalam berdakwah, baik secara langsung maupun melalui media sosial. 

"Dai dan daiyah harus memahami betul batasan-batasan dalam berbicara di depan umum dan saat mem-posting konten di media sosial," ujar KH Nurul Badruttamam lewat keterangan resminya, Rabu 4 Desember 2024.

Dai atau daiyah juga harus memberikan pengaruh kepada masyarakat. Setiap ucapan yang disampaikan harus mengedepankan prinsip kesantunan dan etika yang baik, terutama dalam konteks publikasi di media sosial yang dapat dijangkau oleh banyak orang. 

"Pesan yang disampaikan harus tidak menyinggung perasaan orang lain dan tetap menjaga kerukunan serta kedamaian," sambungnya.

Dalam menyampaikan materi dakwah, lanjut Nurul Badruttamam, penting untuk tidak terjebak dalam reaksi spontan yang dapat merugikan citra diri atau lembaga. Fokus pada materi yang telah disiapkan sebelumnya dan hindari pengaruh emosi atau masalah pribadi. 

"Ketika materi ceramah berhubungan dengan hal-hal yang sensitif, berpikir ulang adalah langkah yang bijak. Isi ceramah atau postingan harus mengandung kritik yang konstruktif dan tidak menyakiti pihak lain," jelas Kiai Nurul.

Dalam hal humor atau guyon, Kiai Nurul juga mengingatkan pentingnya pendekatan yang bijaksana. Humor adalah bagian dari seni komunikasi yang dapat meredakan ketegangan. 

Namun tetap harus dihormati batasannya. Humor dalam dakwah seharusnya tidak digunakan untuk merendahkan atau mengolok-olok orang lain. Melainkan untuk menyampaikan pesan dengan cara yang menyentuh hati dan mencerahkan. 

"Humor yang diajarkan oleh Gus Dur bukan untuk mengejek atau merendahkan orang lain, tetapi untuk menciptakan suasana yang menyenangkan, namun tetap penuh dengan pelajaran moral dan sosial," demikian Kiai Nurul.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya