Berita

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, bersama Presiden Prabowo Subianto/Istimewa

Politik

Muhammadiyah Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

RABU, 04 DESEMBER 2024 | 16:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Muhammadiyah bersyukur atas kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah yang digelar di Universitas Muhammadiyah Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu 4 Desember 2024.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, juga menyampaikan penghargaan atas kepercayaan Presiden kepada kader Muhammadiyah yang kini mengemban amanah di jajaran kabinet. Baik sebagai menteri, wakil menteri, maupun pejabat lembaga kenegaraan lainnya.

"InsyaAllah, mereka adalah kader-kader terbaik yang amanah dan dapat menjalankan tugas kenegaraan dengan baik. Ada yang berasal dari Muhammadiyah struktural dan nonstruktural, yang sepenuhnya mendukung kepemimpinan Bapak Presiden,” ucap Haedar.


Haedar pun memastikan Muhammadiyah siap mendukung pemerintah dalam menyukseskan program makan bergizi gratis. Muhammadiyah juga telah resmi bermitra dengan Badan Gizi Nasional melalui nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani sehari sebelum acara.

Ia memandang, program Makan Bergizi Gratis adalah sebuah upaya negara untuk mempersiapkan SDM Indonesia sejak awal, yakni saat mereka masih berusia anak-anak dan remaja. 

Sebab, saat ini masih banyak anak Indonesia yang berasal dari keluarga miskin atau kurang mampu, yang masih kesulitan mendapat asupan makanan yang bergizi.

"Program ini menjadi trigger, memacu kesadaran bangsa kita dan tanggung jawab negara dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dari awal agar mereka sehat. Sehingga nanti rata-rata IQ (Indonesia) jadi lebih baik," tandas Haedar.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya