Berita

Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid/RMOL

Politik

Muncul Desakan Copot Gus Miftah, Begini Respons PKB

Laporan: Sarah Alifia Suryadi
RABU, 04 DESEMBER 2024 | 13:38 WIB

DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai desakan publik agar penceramah kondang Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah dicopot dari jabatan Utusan Khusus Presiden RI Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan sebagai sebuah kewajaran. 

Desakan itu muncul menyusul pernyataan kontroversial Gus Miftah terhadap seorang penjual es teh yang viral dan menuai polemik di media sosial.

Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid atau Gus Jazil berpandangan, polemik tersebut didorong oleh ketidaknyamanan publik terhadap perilaku tokoh yang tidak sesuai harapan. 


"Kalau soal desakan, sorotan publik tentu variatif. Tapi yang perlu diprioritaskan adalah langkah persuasif dan etis, bukan sekadar respons hukum atau formalitas," ujar Gus Jazil kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Rabu, 4 Desember 2024.

Terkait permintaan pencopotan Gus Miftah, Gus Jazil menganggap hal itu sebagai ekspresi kemarahan yang wajar di tengah masyarakat.

"Setiap orang punya hak menyampaikan pendapat. Desakan ini lahir dari kegeraman, dan kita perlu mendengarnya sebagai masukan," tuturnya.

Untuk itu, Anggota DPR RI ini juga menyarankan Gus Miftah lebih berhati-hati ke depannya agar tidak merusak citra tokoh agama maupun pejabat.

"Akan lebih baik kalau Gus Miftah ketemulah sama penjualnya, ketemu keluarganya, biar tahu kondisinya,” tandasnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya