Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Prediksi BMKG, Puncak Hujan Terjadi saat Momen Nataru 2024/2025

RABU, 04 DESEMBER 2024 | 13:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim hujan akan terjadi bertepatan dengan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025. 

Hal itu disampaikan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu, 4 Desember 2024. 

Menurut Dwikorita, sebagian wilayah Sumatera dan Jawa akan mengalami puncak musim hujan pada akhir Desember hingga Januari. 


“Wilayah tersebut mengalami puncak musim hujan di bulan Januari, artinya selama mudik Nataru mulai dari posko tanggal 18 (Desember) sampai 5 Januari,” jelasnya.

Dwikorita menambahkan, intensitas hujan diperkirakan meningkat, terutama di pesisir Jawa bagian tengah hingga utara pada Januari. Fenomena ini turut dipengaruhi oleh La Nina lemah yang meningkatkan curah hujan hingga 20 persen di atas normal.  

Atas dasar itu, BMKG mengimbau masyarakat yang berencana melakukan perjalanan selama libur Nataru untuk mempersiapkan diri menghadapi kondisi cuaca ekstrem, khususnya di daerah dengan mobilitas tinggi seperti Jawa dan Sumatera.

"Jadi tadi kondisi normal menuju puncak sampai puncak selama terutama di bulan Januari, kemudian bersamaan dengan potensi penambahan 20 persen curah hujan akibat terjadinya La Nina lemah," tandas Dwikorita.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya