Berita

Ketua KPU KBB, Ripqi Ahmad Sulaeman, menemui massa aksi di Sekretariat KPU KBB/RMOLJabar

Nusantara

KPU KBB Dituntut Ikut Tanggung Jawab atas Maraknya Pelanggaran Pilkada

SELASA, 03 DESEMBER 2024 | 17:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Jawaban Ketua KPU Kabupaten Bandung Barat (KBB), Ripqi Ahmad Sulaeman, terkait maraknya pelanggaran dalam penyelenggaraan Pilkada 2024 di wilayah tersebut membuat sejumlah pihak kecewa.

Karena itulah Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Bandung Barat ramai-ramai mendatangi kantor KPU KBB pada Selasa, 3 Desember 2024. Massa aksi menganggap KPU KBB hanya melempar seluruh permasalahan Pilkada kepada Bawaslu KBB.

Di hadapan massa aksi, Ketua KPU KBB, Ripqi Ahmad Sulaeman menyampaikan, terkait proses Pilkada di KBB pada 27 November 2024 sudah dilaksanakan di seluruh TPS.


"Bahkan penghitungan suara (di tingkat kecamatan) sudah selesai," ucap Ripqi, dikutip RMOLJabar, Selasa, 3 Desember 2024.

Ripqi pun meminta kepada seluruh masyarakat KBB untuk menerima apa yang sudah ditetapkan. Karena itu menjadi keputusan masyarakat KBB. Adapun dugaan-dugaan pelanggaran akan diproses oleh Bawaslu KBB.

"Terkait dengan tuntutan yang disampaikan, tentunya kita akan menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku," imbuhnya.

Mengenai peranan KPU dalam mensosialisasikan Pilkada di KBB, mengingat tingkat partisipasi masyarakat yang hanya 73 persen, dia menegaskan bahwa pihaknya sudah melakukan sosialisasi. 

"Mungkin partisipasi di angka 73 persen itu tidak memuaskan seluruh masyarakat KBB  tetapi ikhtiar yang sudah kami lakukan sudah dimaksimalkan dan kita inginkan dari pemilu ke pemilu, Pilkada ke Pilkada, meningkat. Tapi ini PR untuk kita semuanya agar ke depan Pilkada di KBB harus lebih baik lagi," tandasnya.

Sementara itu, Koordinator Aksi dari Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Bandung Barat, Dudi Firmansyah mengatakan, tuntutan mereka tidak dijawab secara tegas Ketua KPU KBB. Bahkan, KPU KBB terus mengelak dengan melemparkan permasalahan ke Bawaslu KBB.

"Harusnya sebagai penyelenggara Pilkada, KPU KBB juga bertanggungjawab atas maraknya pelanggaran-pelanggaran yang terjadi," terang Dudi di tempat yang sama.

Dijelaskan Dudi, seluruh masyarakat KBB telah mengikuti tahapan Pilkada mulai dari 27 Agustus 2024 hingga 27 November 2024. Namun, Pilkada yang seharusnya dijadikan ajang pendidikan politik bagi masyarakat termasuk mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa dikemudian hari dinodai berbagai pelanggaran akibat kurangnya perhatian dari pihak-pihak terkait.

"Di lapangan banyak temuan akibat KPU tidak mampu menjalankan tugas dan fungsinya di KBB, begitupun dengan Bawaslu tidak serius memerhatikan proses kampanye yang dilakukan beberapa pasangan calon sehingga terkesan ugal-ugalan dengan adanya berbagai temuan money politic," tegas Dudi. 

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya